oleh

17 Nelayan Kapal Pajeko asal Manado Tenggelam Berhasil Dievakuasi

Kapal motor jenis Pajeko asal Manado, Sulawesi Utara, tenggelam, di laut perairan Pulau Mayau, Ternate, Minggu, 27 Januari 2019, pukul 18.00 WIT.

KM Petra 01 itu mengangkut sebanyak 17 orang yang terdiri dari nelayan dan anak buah kapal (ABK). Bermodal perahu sampan, mesin 15 PK, nelayan dan ABK KM Petra 01 itu berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas.

“Seluruh korban saat ini sudah berhasil dievakuasi. Mereka dievakuasi oleh KM Ayuda Kupang Jaya yang saat itu melintas di perairan Pulau Mayau. Seluruh korban dievakuasi dalam keadaan selamat,” kata Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah, saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Arafah mengatakan seluruh korban kapal nahas itu juga sudah dievakuasi dari Pulau Mayau menuju Pulau Ternate. “Mereka dievakuasi oleh tim SAR gabungan menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata Selasa sore (29 Januari 2019) dan tiba di Pelabuhan Perikanan Bastiong pukul 18.20 WIT,” kata Arafah.

KM Petra 01 tenggelam karena body fiber bagian haluan kanan kapal pecah, setelah dihantam ombak besar, Minggu siang, 27 Januari 2019, sekitar pukul 13.00 WIT. Akibatnya kapal tersebut tenggelam ke dasar laut Pulau Mayau.

Kronologi Awal

Arafah menceritakan, sebelumnya tim SAR gabungan di Ternate menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata, melakukan pencarian terhadap empat orang warga yang dikabarkan hilang sejak Senin pagi, 28 Januari 2019.

Berawal dari informasi yang disampaikan Rustam, salah satu keluarga korban hilang tersebut, menyatakan, bahwa KM Berkat rute Pulau Hiri menuju Pulau Batang Dua yang mengangkut 4 orang dan membawa muatan 1 ton minyak belum tiba di Batang Dua.

Korban KM Berkat yang selamat. (SAR Ternate/Kieraha.com)

Keempat warga itu terdiri dari 3 orang dewasa dan 1 anak di bawah umur. Mereka bertolak dari Pulau Hiri sejak Minggu 27 Januari 2019.

Arafah menyatakan, setelah mendapat informasi tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian, pada Senin, 28 Januari 2019. 

“Yang kemudian menyusul informasi bahwa korban dan kapal sudah sandar di Pulau Mayau. Selanjutnya tim SAR gabungan melakukan pendataan dan pengecekan kesehatan 4 korban itu. Namun, pada saat pendataan korban, OSC mendapat info dari kapten KM Petra 01 mengatakan kapal mereka mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Pulau Mayau,” lanjut Arafah.

“Namun seluruh korban dari KM Petra 01 ini telah berhasil dievakuasi oleh KM Ayuda Kupang Jaya ke Pulau Mayau. Dan saat ini seluruh korban sudah diserahkan ke pihak Agensi di Ternate, untuk dikembalikan ke daerah masing-masing,” sambung Arafah.

“Seluruh korban kapal termasuk empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang, itu saat ini sudah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.”

Author: Irawan Lila

Editor: Redaksi

BAGIKAN