oleh

Kantor Lurah Takoma dan Rumah Milik Pejabat Pemprov Malut Terbakar

Sebanyak 11 unit bangunan di Jalan Hasan Esa, Ternate, Maluku Utara, ludes terbakar dilahap jago merah, pada Senin (18/2/2019), sekitar pukul 14.15 WIT.

Pengamatan Kieraha.com, jilatan api merembet dengan sangat cepat, sehingga menghanguskan 9 rumah, 1 kantor dan 1 tempat usaha daging ayam potong. Salah satu rumah terbakar adalah milik pejabat pemprov Maluku Utara.

Titik api yang diduga bermula dari ruangan Kantor Lurah Takoma, Ternate Tengah, itu berhasil dipadamkan pukul 16.20 WIT. Pemadaman api dilakukan menggunakan bantuan 2 unit mobil water canon milik Dit Sabhara Polda Malut dan 7 unit mobil Damkar dari Pemadam Kebakaran Kota Ternate.

Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda, mengatakan masih menyelidiki penyebab kebakaran. “Informasinya dari dekat kantor Lurah tapi belum pasti. Kami masih butuh selidiki dan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan angin kencang diduga sebagai salah satu faktor api dengan cepat merembet ke rumah-rumah warga, di lokasi padat penduduk itu.

“Tapi Alhamdulillah sudah dilokalisir oleh petugas kebakaran dibantu petugas kepolisian,” katanya. “Sejauh ini belum mendapat laporan adanya korban jiwa. Tapi kami masih cek ulang apakah ada korban jiwa atau korban luka.”

Dalam insiden itu, kata Azhari, pihak Polres Ternate belum dapat mamastikan jumlah kerugian. “Untuk kerugian materi kami belum bisa menyampaikan karena belum menginventarisir secara keseluruhan,” ucapnya.

Saiful Turuy, Kepala Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, yang juga salah satu korban rumah terkabar, menyatakan, tidak ada korban dalam insiden itu.

“Tadi, saya hanya sempat selamatkan surat-surat saja, selain itu tidak sempat, bahkan saya hanya dengan pakaian di badan,” ucap Saiful.

Adanya kebakaran tersebut, akses jalan utama penghubung Ternate Selatan dan Ternate Tengah itu ditutup sementara. Hingga pukul 18.20 WIT petugas pemadam dan polisi dengan jumlah kurang lebih 100 personel masih berada di lokasi.

Kieraha.com berusaha meminta keterangan dari Lurah Kelurahan Takoma, Mimi Arahman, namun saat dikonfirmasi, belum mau berkomentar.

Irawan Lila
Author
BAGIKAN