oleh

1.000 Sumbu di Morotai Menyambut Malam Lailatul Qadar

Suasana menyambut datangnya malam Lailatul Qadar di Pulau Morotai, Maluku Utara berlangsung dengan pembakaran 1.000 sumbu.

Penyambutan datangnya malam yang lebih baik dari 1.000 bulan ini digelar pemuda Sangowo dari tiga desa, Kecamatan Morotai Timur.

Pengamatan kieraha.com, pada malam ke 27 Ramadan menyambut datangnya Lailatul Qadar di bibir pantai pasifik itu mendapat simpati warga dan aparatur pemerintah desa.

Munir Pina, Kepala Desa Sangowo, Morotai Timur, mengucapkan terima kasih kepada para pemuda yang telah menggelar pembakaran seribu sumbu di sepanjang jalan desa itu.

“Karena adanya pembakaran 1.000 sumbu ini menambah suasana malam Ramadan di desa khususnya wilayah Desa Sangowo, Sangowo Barat, dan Desa Sangowo Timur,” kata Munir, ketika disambangi kieraha.com, Selasa malam.

Munir mengemukakan, aparatur Desa Sangowo juga sebelumnya telah merencanakan untuk menyambut malam Lailatul Qadar dengan membuat Festival Ela-Ela di desa itu.

Namun konsep Festival Ela-Ela yang telah digagas tersebut, lanjut Munir, tidak jadi dilaksanakan karena ancaman penularan wabah pandemi virus corona Covid-19.

“Gerakan ela-ela 1.000 sumbu ini memiliki konsep dengan filosofi malam 1.000 bulan di malam ke 27 Ramadan. Alhamdulillah ini berlangsung lancar dan sukses,” kata Ali Jumran, salah satu pemuda Sangowo yang tergabung dalam pembakaran seribu sumbu.

Saldan M

BAGIKAN