oleh

Begini Nasib Natsir Thaib Setelah Kedatangan DPP Hanura

Ajakan damai Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura terhadap konflik internal DPD Hanura di Maluku Utara belum menemui titik terang. Bahkan pertemuan yang dilaksanakan di Ternate tidak dihadiri seluruh kader dari kedua kubu yang berseteru.

Benny Ramdani, Ketua Bidang Organisasi DPP Hanura, mengatakan selama berada di Bumi Moloku Kieraha itu tidak bertemu dengan kedua kubu dalam satu forum.

“Tapi secara fisik (personal kader yang tak akur) alhamdulillah sudah. Sudah bertegur sapa dan bersalaman. Ini merupakan langkah yang baik ya,” ujar Benny saat ditemui KIERAHA.com, Rabu, 21 Juni 2017.

BACA JUGA

Menerka Jalan Pikiran AGK-Natsir

Alasan PKS Dukung Muhammad Kasuba di Pilgub Malut 2018

Sikap Dingin Rudy Erawan Hadapi 8 DPC

Anggota DPD RI ini, meyakini pasca kedatangannya dalam waktu dekat DPP Hanura akan mengambil alih penyelesaian konflik. Meski pun belum dapat menjadikan suasana membaik.

“Saya masih akan berusaha memfasilitasi rekonsiliasi kedua kubu ini bersama Ketua Umum DPP ketika sudah sampai di Jakarta. Jadi apapun masalahnya, saya harap silaturahmi tetap dijaga, tegur sapa harus dilakukan, jabat tangan menjadi kewajiban bagi siapa pun yang merasa bersaudara sesama Muslim,” katanya.

“Yakinlah bahwa DPP Hanura akan mengambil keputusan yang terbaik.”

Benny mengajak seluruh kader dan pengurus Partai Hanura di daerah agar dapat menahan diri dengan tidak memberikan pernyataan yang kontroversial.

Benny mengatakan pernyataan Basri Salama terkait pergantian Ketua DPD Hanura HM Natsir Thaib yang diduga melakukan pelanggaran masih akan dipertimbangkan.

Menurutnya, DPP tidak akan mengambil keputusan apapun karena upaya rekonsiliasi masih berjalan. “Sehingga jangan dulu berfikir pemecatan ya, kita jangan dulu berfikir si A atau si B diberikan sanksi apa ya, karena DPP masih tetap dengan semangat rekonsiliasi,” jelasnya.

HM Natsir Thaib, Ketua DPD Partai Hanura Malut, tidak menyangka konflik yang terjadi antara dirinya dengan pengurus DPP Hanura Basri Salama akan didatangi DPP.

“Beliau mengajak kita rekonsiliasi, kita semua sudah sepakat harus berekonsiliasi bersama dengan penuh persaudaraan. Apalagi bulan puasa dan menjelang Lebaran,” katanya.

Natsir optimis melalui kehadiran DPP, selama masih ada niat baik dari seluruh kader dan pengurus untuk membesarkan Partai Hanura maka masalah selesai.

“Untuk rekonsiliasi mau tidak mau kita harus di bawah bimbingan DPP, karena partai ini punya aturan, punya sistem yang kita semua patuh sebagaimana anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai,” kata Natsir.

Author: Putri Ways

Editor: Putri Ways

Bagikan Kabar Anda

Komentar