oleh

Bentrok Dua Kelurahan di Ternate Saling Serang Pakai Batu

Bentrok antarwarga di Kota Ternate, kembali terjadi, Sabtu malam (4/11/2017). Massa dari dua kelurahan saling serang pakai batu.

Bentrokan antarwarga Kelurahan Kulaba, Ternate Barat, dan warga Tarau, Ternate Utara, itu berhasil diredam setelah aparat dari personel Polres Ternate tiba di lokasi.

Informasi yang dhimpun KIERAHA.com, bentrokan itu disebabkan masalah tapal batas. Oleh oknum tertentu mencoba mengadudomba warga, sehingga sebagian warga dari dua kelurahan tersulut emosi dan saling serang.

BACA JUGA

Pemkot Ternate Sukses Bangun Pemuda

Oknum PNS Beli Sabu di Lapas Jambula Ternate

Kapolres Ternate AKBP Kamal Bahtiar membenarkan hal itu. Pihaknya saat ini telah melakukan pengamanan ketat di lokasi bentrok dengan menerjunkan dua pleton polisi gabungan Polres Ternate dan Dalmas Polda Maluku Utara.

“Kami juga menerjunkan personel dari seluruh fungsi karena memang situasi di sini sudah adu fisik,” kata Kamal ketika dikonfirmasi, Sabtu malam.

Menurut Kamal, permasalahan tapal batas antarwarga dua kelurahan itu telah dilakukan mediasi. “Langkah mediasi dihadiri oleh camat Ternate Utara, Ternate Barat, Lurah dan tokoh masyarakat dari masing-masing kelurahan,” kata dia.

“Namun karena ada oknum yang tidak bertanggung jawab, makanya di sini (warga Kulaba) terpancing, sehingga melakukan penyerangan. Inti permasalahannya ada pada pembentukan kecamatan baru antara Ternate Utara dan Ternate Barat.”

Kapolres mengimbau kepada warga agar tetap menahan diri. Tidak terprovokasi dengan isu yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu. “Jika ada oknum yang bisa membuat situasi berubah silahkan lapor ke kita biar kita tindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” sambung Kamal.

Author: Khaira Ir Djailani

Editor: Redaksi

Bagikan Kabar Anda

Komentar