oleh

BI Malut Sosialisasi Uang Baru di Tobelo

Bank Indonesia perwakilan Maluku Utara kembali mensosialisasikan pecahan uang baru di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (4/4/2017).

Dwi Tugas Waluyanto, Kepala BI Maluku Utara, mengatakan sosialisasi dilakukan untuk menghilangkan keraguan masyarakat terhadap keberadaan pecahan uang baru.

Sosialisasi tersebut berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang tugas dan amanah yang diberikan kepada BI melakukan pengedaran uang.

“Selain mensosialisasikan peredaran uang baru, BI Maluku Utara juga melakukan monitoring penambahan uang pada kas titipan di Tobelo sebesar Rp 70 miliar,” kata Dwi Tugas, ketika dikonfirmasi KIERAHA.com, Selasa.

Menurutnya, setiap minggu atau dua minggu sekali, modal yang dititipkan melalui Bank Nasional Indonesia atau BNI di Tobelo akan dimonitoring.

Hal itu untuk mengetahui tingkat kebutuhan masyarakat Tobelo terhadap permintaan uang. “Jika terdapat kekurangan maka BI langsung melakukan pengiriman,” katanya.

BACA JUGA

80 Mahasiswa Dapat Beasiswa BI Maluku Utara

Dwi Tugas mengatakan beberapa agenda BI tersebut sekaligus dengan melakukan penarikan uang lusuh atau uang yang tidak layak edar yang ada di Kabupaten Halmahera Utara.

Penarikan uang lusuh tersebut langsung digantikan dengan uang baru agar uang yang beredar di Halmahera Utara dan sekitarnya lebih layak.

Zulian Nazarudin, Kepala Kas Keuangan BI Maluku Utara, menambahkan pengedaran uang emisi 2016 atau uang baru tersebut sebelumnya sudah dilakukan di kota Ternate, “Dan setelah Tobelo kami akan mensosialisasikan uang baru ke kabupaten/kota lainnya di Malut.”

Menurut Zulian, sosialisasi pengedaran uang baru yang dilakukan di Ternate dan Tobelo karena fasilitas kantor di dua kota tersebut langsung memfasilitasi BI setempat.

“Untuk daerah lain kita akan maksimalkan melalui kegiatan kas keliling sehingga semua masyarakat di kabupaten/kota tau dan dapat menggunakan uang baru,” tutupnya.

Author: Ramlan Buamona

Editor: Redaksi

BAGIKAN

Komentar