oleh

Branding Wisata Kelas Dunia Persembahan Kota Seribu Benteng di Ternate

Branding Enjoy Ternate telah diluncurkan. Branding pariwisata baru itu diluncurkan bertepatan dengan opening caremony Festival Kora-Kora pada Desember lalu.

Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman mengatakan pihaknya merilis Enjoy Ternate untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di kota berjuluk Bahari Berkesan itu.

“Ini dilakukan dalam rangka membantu perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan turis di kota Ternate (Maluku Utara),” kata Burhan.

Pada kota berbentuk bulat kerucut itu, terletak di jalur perdagangan dan jasa Indonesia Timur, memiliki segudang destinasi alam dan sejarah. Termasuk dalam perdagangan rempah-rempah dunia, Ternate memiliki benteng-benteng peninggalan Portugis dan Belanda, di antaranya Benteng Oranje dan Benteng Tolucco.

Benteng Oranje memikat mata karena memiliki warna mencolok. Benteng peninggalan Belanda ini berdiri pada 26 Mei 1607. Benteng ini didirikan oleh Cornelis Matclief de Jonge. Fort Oranje datang dari Francois Wiltlentt 1609.

Lokasi Benteng Oranje berada di pusat kota, Jalan Chasan Boesoeri, Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah. Empat abad lalu, Benteng ini menjadi kawasan tersibuk di Pulau Ternate karena menjadi markas besar VOC Hindia Belanda. Sampai pada 1619, Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen memindahkan markas ke Batavia.

Selain itu, terdapat Benteng Tolucco (Toloko dalam sebutan warga Ternate), memiliki panorama indah karena menghadap ke arah Pulau Tidore dengan latar Gunung Gamalama. Pada 1540, Panglima Portugis Francisco Serao membangun Benteng tersebut sebagai pertahanan dalam menguasai rempah-rempah.

BACA JUGA

Pesona Spot Diving Kota Bahari

Mengintip Pelestarian Pohon Cengkeh Tertua Dunia Jadi Destinasi Wisata

Kemegahan Benteng Portugis di Ternate

Kaya dengan khazanah ilmu sejarah, kota Ternate juga memiliki keindahan alam mempesona. Terletak di wilayah segitiga karang dunia atau coral triangle dengan keanekaragaman hayati tinggi. Meski Ternate termasuk pulau kecil, namun masuk dalam gugusan gunung berapi aktif (ring of fire), di mana Gunung Gamalama menjadi landmark kota Seribu Benteng itu. Selain Gunung Gamalama, Ternate juga berdekatan dengan dua pulau eksotik, bahkan masuk dalam jajaran elite destinasi wisata di nusantara.

Pemerintah melalui Bank Indonesia sempat mengabadikan dua pulau tersebut, yakni Pulau Maitara dan Tidore sebagai lukisan di mata uang pecahan Rp 1000.

Enjoy Ternate juga menawarkan snorkeling dan diving di sejumlah spot keren dan dekat dengan pusat Kota. Pada kedalaman 2-5 meter, wisatawan sudah bisa melihat aneka terumbu karang, semakin ke tengah semakin indah. Pemerintah kota setempat bahkan membuatkan terumbu karang buatan dari bangkai bus dan kapal nelayang asing.

Enjoy Ternate lain, wisatawan diajak ke Pantai Sulamadaha. Pantai ini menjadi habitat penyu sekaligus soft coral beraneka warna. Dari pusat Kota ke Pantai Sulamadaha sekitar satu jam dengan mobil.

Pilihan lain, ke perairan dekat Taman Nukila, Ternate Tengah. Di lokasi itu, shipwreck (bangkai kapal) di kedalaman 4-5 meter. Juga ke perairan Pantai Falajawa, Pulau Hiri, dan perairan Kalumata-Ngade yang punya reef tebing seperti di Bunaken.

Penyelam Ternate mengabadikan pemandangan bawah laut. (Foto Nasijaha Dive Center)

Bagi pehobi alam pegunungan, wisatawan bisa menikmati Enjoy Ternate dari atap dengan mendaki Gunung Gamalama. Gunung jenis stratovolkano (mengerucut) berketinggian 1.715 meter di atas permukaan laut (mdpl). Mengunjungi Gunung Gamalama, wisatawan bisa menikmati objek Batu Angus di kaki Gamalama dan pemandangan perkebunan cengkeh dan pala di lereng-lereng gunung.

Di puncak Gunung Gamalama, beberapa objek keramat siap menyambut wisatawan. Mata Air Abdas (sebutan warga setempat) yakni mata air dalam lekukan batu seluas loyang besar. Air itu diyakini ampuh mengobati bermacam penyakit.

Menteri Pariwisata Arief Yahya selama ini gencar mengajak pemerintah daerah dan pelaku usaha di bidang pariwisata untuk serius menggarap brand.

Bagi Arief Yahya, branding adalah hal penting dalam mengenalkan destinasi wisata ataupun industri penunjangnya. “Apabila branding itu direalisasikan, maka menjadi sebuah reputasi bagi daerah,” ujar Arief.

Dia berhatap agar sosialisasi branding Enjoy Ternate memberikan manfaat bagi citra pariwisata di Maluku Utara. Kemenpar berjanji bakal mendorong Enjoy Ternate.

“Atraksi kelas dunia, sebagian besar wilayah Maluku Utara terdiri dari laut, sungguh mempesona, tinggal tingkatkan aksesibilitas, amenitas, seat capacity, hospitality, dan branding dalam pariwisata. Kami bantu promosi dan viral-kan agar Enjoy Ternate semakin mendunia,” papar Arief.

Source: Indopos

Editor: Redaksi

Bagikan Kabar Anda

Komentar