oleh

Bupati Aliong Mus Sebut Gubernur Malut Anak Tirikan Taliabu

Kabupaten Pulau Taliabu masih membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Sejauh ini, daerah yang dimekarkan pada tahun 2013 itu minim alokasi anggaran.

Hal itu disampaikan Aliong Mus, Bupati Pulau Taliabu, begitu disambangi kieraha.com, di acara uji kompetensi dan penyampaian visi misi cakada, di Ternate, Selasa (14/1/2020).

Politikus Partai Golkar itu menyebut, kalau Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, masih menganak tirikan kabupaten tersebut. Sebab, dari segi alokasi anggaran yang ada hingga saat ini, dari pemerintah provinsi ke Pulau Taliabu hanya sebesar Rp 8 miliar.

“Padahal, seharusnya daerah ini diberikan perhatian, terutama soal alokasi anggaran yang besar daripemprov untuk pembangunan Taliabu sebagai kabupaten yang baru,” ucapnya.

“Pertanyaan saya, ada apa dengan Pulau Taliabu, sehingga gubernur masih menganaktirikan kabupaten ini, padahal daerah ini juga bagian dari Provinsi Maluku Utara. Harusnya daerah yang baru ini lebih diperhatikan,tapi sampai sekarang tidak sama sekali,” sambungnya.

Bakal calon bupati Taliabu 2020 itu menambahkan, di masa periodenya saat ini, Pemda Pulau Taliabu masih terus membangun infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan.

“Untuk jalan lingkar insya Allah pembukaan badan jalan sudah selesai 100 persen tahun ini, itu kurang lebih 400 kilo meter. Sementara, di bidang pendidikan, kami sudah membangun sekitar kurang lebih 300 sekolah di seluruh desa di Kabupaten Pulau Taliabu,” tambahnya.

Juru bicara gubernur, Muliadi Tutupoho menyatakan, pada prinsipnya Pemprov Malut terus memberikan perhatian penuh terhadap 10 kabupaten kota yang ada di Provinsi Malut.

“Karena biasanya setiap kabupaten kota di Malut itu ada anggaran untuk pembangunan infrastruktur dari provinsi, dan alokasinya APBD itu tergantung kebutuhan dan urgensi daerah masing-masing. Jadi sudah pasti gubernur memperhatikan itu,” kata Muliadi.

Irawan Lila
Author
Bagikan Kabar Anda