oleh

Dampak Corona Bagi Pedagang di Lokasi Pantai Sulamadaha

Objek wisata pantai di Kota Ternate mulai pulih. Para pedagang yang berjualan di lokasi wisata setempat pun ikut bernafas legah, setelah 5 bulan pendapatan mereka menurun drastis.

Kondisi ini terjadi akibat virus corona Covid-19 yang mewabah di kota pulau kecil tersebut. Pendapatan para pedagang menurun drastis karena kurangnya pengunjung di lokasi itu.

BACA JUGA

Kisah Tragis Pasutri asal Manado yang Terbakar Api hingga Berujung Maut

Pemerintah Salurkan Dana Pemulihan Ekonomi Rp 4,8 M untuk IKM di Ternate

Namsa Soleman, salah satu pedagang makanan menceritakan, pendapatannya di lokasi wisata Pantai Jikomalamo sangat menurun sejak corona mewabah. Kondisi ini dialaminya sejak bulan Maret-Agustus lalu.

“Itu paling tinggi Rp 400.000 per minggu. Padahal sebelum corona bisa mencapai Rp 2.000.000 (setiap minggu). Kalau sekarang sudah mulai membaik, meski belum seperti dulu (sebelum virus Covid-19 mewabah),” kata warga Sulamadaha ini, ketika disambangi kieraha.com, Kamis 15 Oktober 2020.

Namsa mengatakan pendapatannya sejak bulan September hingga Oktober ini sudah mulai membaik. Sekarang ia sudah bisa mengumpulkan uang kisaran Rp 1,4 juta.

Hal senada dikatakan Mardia, salah satu pedagang di objek wisata Pantai Bobane Lamo, Sulamadaha, saat ini pendapatannya mulai naik meski pandemi masih terjadi dan kunjungan wisatawan belum normal seperti biasanya.

“Kalau sekarang saya rasa mulai baik dibandingkan 4 bulan lalu. Tapi ini juga tergantung langganan, kalau sudah ada langganan dan saat mereka datang mandi pantai di sini, itu pendapatan saya bisa Rp 200.000 sampai Rp 300.000,” kata Mardia.

Ia menyatakan, pendapatannya sebelum virus corona mewabah bisa mencapai hingga Rp 500 ribu. Namun itu juga tak menentu karena sangat tergantung dengan pengunjung.

“Kalau hari Sabtu dan Minggu yang ramai sehingga pendapatan juga bagus,” tambahnya.

Sudarman MN Tinamba
Author
Bagikan Kabar Anda