Nasib ‘Cleaning Service’ Kantor Gubernur Malut di Sofifi

  • Bagikan
Kertas yang berserakan di lantai satu kantor gubernur Malut, usai aksi protes petugas kebersihan kantor gubernur, di Sofifi, Selasa 19 Maret 2019. (Foto istimewa)
Ruangan dan teras pintu utama yang dipenuhi serakan kertas usai aksi protes cleaning service kantor gubernur Malut di Sofifi, Selasa (19/3/2019).

Puluhan cleaning service kantor gubernur, Jalan Raya Lintas Halmahera, Puncak Gosale, Oba Utara, Sofifi, melakukan aksi protes, Selasa (19/3/2019).

Penangguhan gaji petugas kebersihan kantor gubernur ini menjadi penyebab aksi digelar. Bahkan sampai mengotori lantai kantor gubernur.

Tampak puluhan cleaning service kantor gubernur yang duduk melantai usai menggelar aksi protes.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penunggakan gaji petugas kebersihan kantor gubernur ini sudah terjadi sejak Oktober 2018.

Para petugas kebersihan kantor gubernur ini merasa belum diperhatikan. Kejelasan janji dari pemerintah provinsi Maluku Utara untuk membayar gaji mereka tak kunjung pasti.

Mereka meminta gubernur Abdul Gani Kasuba memberikan kepastian akan pembayaran gaji tersebut. Sebab uang gaji ini digunakan untuk menafkahi anak dan keluarga di rumah.

Kieraha.com berusaha menghubungi Karo Umum dan Perlengkapan. Juga Kepala Biro Humas Setda Malut Mulyadi Tutopoho. Sampai Selasa malam WIT keduanya belum dapat dikonfirmasi.

Irawan Lila
Author
  • Bagikan