oleh

Hasil Panen Padi di Tengah Pandemi Covid di Morotai

Stok kebutuhan pangan untuk Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara dipastikan aman hingga Desember 2020. Hal itu dikatakan bupati Benny Laos menyusul adanya hasil panen petani yang memproduksi beras lokal dari wilayah tersebut.

Bupati Morotai itu mengapresiasi para petani setempat yang sukses memproduksi beras lokal. Apalagi keberhasilan ini bertepatan dengan masa pandemi wabah Covid-19.

Ia menyebutkan, kebutuhan beras masyarakat di Pulau Morotai per tahun sekitar 6.500 ton.

BACA JUGA

Persediaan Gula Pasir di Ternate Kosong

“Pemda pun secara bertahap memenuhi ketersediaan pangan di Morotai dengan mengoptimalkan potensi lahan dan petani lokal,” kata Benny, saat panen padi di Desa Aha, Morotai Selatan, Selasa, 5 Mei 2020.

Untuk keberhasilan intensifikasi pertanian lokal secara berkelanjutan ini, lanjut Benny, menyarankan agar petani lokal dapat megikuti petunjuk pendamping tani.

“Kami mengapresiasi para petani, karena usaha mereka mencukupkan ketersediaan pangan bagi masyarakat Morotai walau di tengah pandemi. Terima kasih petani,” ucap Benny.

Benny menambahkan, dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan lokal untuk tahap kedepannya di Morotai, pemda setempat juga memiliki program peningkatan produksi dan produktivitas tanaman.

Diantaranya lewat bantuan sarana produksi pertanian, pengolahan lahan masyarakat, bantuan bibit tanaman hortikultura dan obat, dan pendamping tani serta kemitraan lahan petani. Khusus petani sawah, masing-masing varietas dikawal oleh pendamping tani. “Untuk varietas M-400 didampingi oleh tim dari M-Tani, IPB 3S didamping oleh TIM dari Institut Pertanian Bogor, dan SL 8 didampingi langsung oleh Distan Morotai,” sebut Benny. *

Irawan Lila

BAGIKAN