Sejarah Bentukan Lava Batu Angus di Pulau Ternate

  • Bagikan
Kawasan Batu Angus Kulaba. (Hairil Hiar/Kieraha.com)

Batu Angus di Kota Ternate, Maluku Utara, terbentuk dari lelehan lava atau lahar letusan magma Gunung Api Gamalama. Tercatat tiga kali letusan besar yang kemudian lavanya mengeras. Bentukan lava ini kemudian dikenal dengan sebutan Batu Angus.

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Maluku Utara, Abdul Kadir Dedy Arif mengemukakan, hasil riset yang pernah dilakukan di lokasi aliran lava ditemukan beragam bentuknya.

BACA JUGA Waspada Jika Gamalama Mengamuk

Bentuk lava tersebut diantaranya berupa Spatter Cone, Hornito, Lava Cave, dan AA Lava.

“Lava yang terbentuk ini akibat letusan Gunung Gamalama pada tahun 1737, yang kemudian membentuk Batu Angus di Kulaba, juga pada tahun 1763 membentuk Batu Angus di Tubo Tugurara dan tahun 1907 membentuk Batu Angus di antara belakang Bandara Sultan Babullah hingga Tarau, Kecamatan Ternate Utara,” jelas Dedy, ketika dikonfirmasi kieraha.com, Sabtu 24 Juli 2021.

Peta aliran lava batu angus. (IAGI/Kieraha.com)

Bentukan lava yang terjadi ini merupakan letusan bagian samping atau bagian punggung Gamalama. Letusan ini bukan terjadi di bagian puncak seperti yang terlihat di Pulau Ternate.

BACA JUGA Sampah Menggunung hingga Terumbu Karang Rusak

Dedy menambahkan, hasil riset yang dilakukan IAGI Maluku Utara bahwa bentukan lava ini mirip dengan yang ditemukan di Batur Bali, Hawai, dan Arizona yang kini menjadi lokasi geowisata internasional.

  • Bagikan