oleh

Kawasan Danau Tolire Bakal Jadi Hutan Taman Raya

Danau Tolire, yang terletak di bawah kaki Gunung Gamalama, Ternate, Maluku Utara, bakal dijadikan hutan taman raya atau Tahura sebagai kawasan konservasi alam.

Kawasan konservasi ini bertujuan untuk kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penelitian, budidaya, rekreasi, dan sebagai tempat pariwisata.

“Selain itu, kawasan Tahura ini juga untuk melindungi vegetasi (istilah ekologi untuk keseluruhan komunitas tetumbuhan di suatu tempat tertentu) dan satwa yang ada di sekitar Danau Tolire,” kata Edy Hatari, Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Kehutanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate, begitu disambangi kieraha, Kamis (2/1/2020).

Edy menyatakan, alasan memilih Danau Tolire sebagai kawasan konservasi alam karena memiliki sejarah yang sudah diakui masyarakat Ternate. “Sehingga dalam waktu dekat kami akan melakukan pembahasan terkait lokasi konservasi alam tersebut,” ujarnya.

Bahkan, kata Edy, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Maluku pun sudah melepas beberapa satwa endemik Maluku Utara di kawasan tersebut.

Setelah pembahasan lokasi, sambung dia, akan disosialisasikan ke masyarakat setempat. Juga, pada 31 Desember 2019 lalu, pembahasan kawasan konservasi alam Danau Tolire ini telah dibahas dalam Focus Group Discussion, namun masih dalam tahapan penentuan lokasi berdasarkan Kesatuan Penegelolaan Lingkungan Konservasi (KPLK).

“Setelah penetapan lokasinya, barulah kami akan ke provinsi untuk memverifikasi ulang, untuk mengeluarkan pertimbangan teknis dari provinsi yang kemudian dilampirkan surat permohonan wali kota. Kalau datanya sudah cocok barulah itu ditetapkan,” tambahnya.

Irawan Lila
Author
BAGIKAN