oleh

Keunikan Air Terjun Sigela

Banyak pilihan berwisata ketika berada di bumi Moloku Kieraha. Air terjun bertingkat tujuh di Desa Sigela, Kelurahan Payahe, Kota Tidore Kepulauan di antaranya.

Menikmati libur panjang, sebagian warga di provinsi berjuluk Negeri Kepulauan Rempah memilih menikmati air terjun desa setempat. Kejernihan air dan keindahan panorama sekitar menjadi daya tarik.

Keunikan lokasinya tersebut yang membuat banyak wisatawan lokal berdatangan. Dari Kabupaten Halmahera Tengah, Halmahera Barat dan Kota Ternate.

BACA JUGA

Garuda Indonesia Buka Rute Baru Penerbangan Surabaya dan Morotai

Jokowi Kunjungi Maluku Utara Awal Mei

Untuk menjangkau lokasi air terjun Sigela, pengunjung cukup menempuh perjalanan kaki sekitar 1 kilometer dari pintu masuk Desa Sigela.

Pada perjalanan menuju air terjun, pengunjung akan disuguhkan dengan panorama alam yang masih alami. Merimbunnya pepohonan hutan Sigela di antaranya.

Selain lokasinya yang mudah dijangkau dari Desa Sigela, pengunjung tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk tiket masuk. Cukup membayar harga parkiran kendaraan Rp 5 ribu untuk roda dua dan kendaraan roda empat Rp 10 ribu.

Foto air terjun Sigela. (Hijrah Ibrahim)

 

Pengamatan KIERAHA.com, pada beberapa wisatawan lokal yang tiba di lokasi air terjun langsung terjun bebas dari atas tebing ke dalam air terjun tersebut.

Keunikan air terjun Sigela atau biasa disebut air terjun Atersi bagi warga Kelurahan Payahe, itu memiliki tujuh air terjun yang bersusun-susun.

Sementara ketinggian air terjun Sigela yang didatangi KIERAHA.com, berada pada air terjun ke tiga, ketinggiannya mencapai 60 meter lebih.

Masdar Ahmad, salah satu pengunjung, mengemukakan kepuasannya selepas menikmati air terjun. “Airnya sejuk dan nyaman,” katanya, ketika disambangi KIERAHA.com.

Belum Tergarap

Foto air terjun Sigela. (Hijrah Ibrahim)

 

Masdar mengatakan air terjun setempat minim sentuhan pemerintah kota Tidore Kepulauan. Padahal keunikannya dapat dijadikan salah satu daerah destinasi.

“Sayangnya tempat yang bagus ini minim perhatian. MCK dan kamar ganti tidak ada.”

“Air terjun ini setiap akhir pekan selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal,” sambungnya.

“Rata-rata pengunjung lebih banyak dari luar Tidore, di antaranya warga Halmahera Tengah, Halmahera Barat, dan Kota Ternate.”

Author: Hijrah Ibrahim

Editor: Redaksi

Bagikan Kabar Anda

Komentar