ANTAM Salurkan Rp 4 Miliar Dana Pinjaman Kemitraan di Halmahera Timur

Avatar photo
ANTAM Salurkan Rp 4 Miliar Dana Pinjaman Kemitraan di Halmahera Timur
Penyaluran dana pinjaman program kemitraan PT Antam Tbk UBPN Maluku Utara kepada 133 calon mitra binaan wilayah Halmahera Timur. (Foto Humas Antam UBPN Malut)

PT ANTAM Tbk mengadakan Penyaluran Dana Pinjaman Program Kemitraan untuk 133 orang Calon Mitra Binaan dari wilayah Kecamatan Maba Selatan, Kota Maba, Maba, Maba Tengah, dan Kecamatan Wasile, di Kabupaten Halmahera Timur, dengan total senilai Rp 4.060.000.000.

Bantuan ini disalurkan secara bertahap yaitu 15 Juni 2019 bagi 40 orang Calon Mitra Binaan domisili wilayah Kecamatan Maba. Adapun ceremonykegiatan ini dihadiri oleh Direktur SDM Luki Setiawan Suardi dan jajaran Management PT Antam Tbk Wilayah UBPN Maluku Utara.

VP HC CSR & Finance UBPN Malut, A Toko Susetio menyampaikan, program kemitraan merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN dan juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertimbangan Mineral dan Batubara.

Susetio mengatakan Kabupaten Halmahera Timur selain memiliki sumberdaya mineral juga memiliki potensi sumberdaya lokal, seperti perikanan laut, pertanian, perkebunan dan sumberdaya alam lainnya. “Ini diharapkan mampu dioptimalkan pemanfaatannya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Salah satu caranya dengan melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil,” ujar Susetio, ketika memberikan sambutan, di acara ceremony penyaluran dana tersebut.

Nilus Rahmat, General Manager UBPN Maluku Utara menambahkan, dana pinjaman yang disiapkan oleh ANTAM ini untuk membantu meningkatkan pendapatan usaha dan perlu dipahami bahwa pinjaman ini bukan digunakan untuk konsumtif tapi dipakai untuk keberlanjutan usaha. “Diharapkan usaha mikro dan kecil yang telah dibina akan semakin berkembang dan mampu melahirkan industri alternatif selain pertambangan,” katanya.

Hal senada, disampaikan Direktur SDM Luki Setiawan Suardi, selain menyampaikan selamat kepada para pelaku usaha mikro dan kecil yang menjadi mitra binaan ANTAM, juga berpesan agar masyarakat terus mendukung keberadaan PT ANTAM Tbk di Maluku Utara sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi negara, kemajuan daerah, dan kesejahteraan masyarakat.

Luki menjelaskan, melalui Program Kemitraan ini, selain memberikan akses modal, ANTAM juga melakukan pembinaan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas barang dan jasa, serta meningkatkan pemasaran dari produk yang dihasilkan sehingga dapat meningkatkan pendapatan para pelaku usaha mikro dan kecil di wilayah Kabupaten setempat.

Adapun penyaluran Program Kemitraan atau PK Tahap I Tahun 2019 ini terdiri dari beberapa bidang usaha, antara lain Perdagangan sebanyak 75 orang, Peternakan 16 orang, Jasa 16 orang, Perkebunan 1 orang, Industri 8 orang, dan Perikanan 17 orang. Total dana pinjaman yang sudah disalurkan sejak 2009 sampai tahap I Tahun 2019 dari Program Kemitraan ini mencapai Rp 35.019.000.000, dengan total jumlah Mitra Binaan sebanyak 1.340 orang.

ANTAM berkomitmen untuk terus melakukan upaya membantu kesejateraan masyarakat guna memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pemerintah dengan terus melakukan pembinaan kepada para pelaku UMKM. ANTAM juga mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama melakukan sinergi dalam mengembangkan ekonomi lokal dengan memanfaatkan potensi sumberdaya alam secara berkelanjutan,” sambungnya. *

Redaksi
Editor