Bupati Halmahera Selatan Copot Sejumlah Pejabat Kantor Camat

  • Bagikan
Sidak di Botang Lomang. (Rustam Jufri/Kieraha.com)

Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik mencopot sejumlah pejabat eselon III a dan eselon IV a dari posisinya.

Mereka adalah Camat Botang Lomang Fadli Salim, Camat Kayoa M Fajri Awali dan Sekretaris Kecamatan Kayoa Munjir Ayat.

BACA JUGA Dampak Corona Bagi Warga Ternate hingga Memicu Sikap Apatis

Keputusan pembebasan tugas dari Bupati Usman Sidik ini disampaikan langsung setelah melakukan inspeksi mendadak atau sidak di wilayah Kantor Kecamatan setempat.

Bupati menginstruksikan, kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah Halmahera Selatan untuk memantau setiap pejabat yang dimutasikan ini di tempat baru bertugas atau tidak.

“Semua pegawai yang dimutasikan terus tidak masuk kantor selama 3 hari, gaji mereka akan ditahan. Kalau 44 hari tidak masuk kantor akan diusulkan pemecatan dari ASN,” jelasnya.

Alasan Pencopotan

Bupati sebelum mengambil keputusan ini lebih dulu melakukan sidak di Kantor Camat Botang Lomang, Jumat 4 Juni 2021, sekitar pukul 10.00 WIT. Inspeksi mendadak yang didampingi Wakapolres Halmahera Selatan Kompol Rusli Mahoda itu tidak menemukan Camat Botang Lomang Fadli Salim dan akhirnya langsung menunjuk Sekcam Abubakar Ahmad sebagai Pelaksana Harian Camat Botang Lomang. Sementara Fadli Salim bakal dimutasikan sebagai staf di Kantor Camat Obi Selatan.

Setelah dari Botang Lomang, bupati bertolak ke Guruapin, Ibu Kota Kecamatan Kayoa. Setibanya di sana, bupati melihat kondisi Kantor Camat Kayoa tidak terurus, kemudian langsung memastikan kehadiran ASN dan PTT setempat.

Bupati menemukan plafon luar dan dalam kantor camat tersebut rusak, juga bagian dalam kantor yang tidak terlihat dilakukan pelayanan.

Bahkan sejumlah mobiler kantor yang ada hanya terdapat beberapa kursi dan meja. Sementara komputer dan laptop sebagai fasilitas pelayanan tidak ditemukan.

“Luar biasa, Kantor Camat tidak terurus, sebagian plafon luar maupun di dalam ruangan sudah rusak, terus anggaran untuk Kantor Kecamatan yang dialokasikan setiap tahun itu digunakan untuk apa, bagaimana pelayanan pemerintah kecamatan ini,” ucapnya.

Sekretaris Kecamatan Kayoa Munjir Ayat, menjelaskan bahwa kerja administrasi Kantor Kecamatan Kayoa dilakukan di rumah camat.

“Untuk kursi dan laptop serta administrasi kantor lainnya di rumah Pak Camat,” katanya.

BACA JUGA Semoga Niat Berhaji yang Batal Diberangkatkan Terus Tercatat Menjadi Amal Saleh

Adanya penjelasan pelayanan Pemerintah Kecamatan Kayoa dilakukan di rumah camat, bupati langsung naik pitam dan mencopot Munjir Ayat dari Sekretaris Kecamatan.

“Masa pelayanan masyarakat kok di rumah, pantas kantor camat tidak terurus. Mulai saat ini Sekcam dimutasikan sebagai Staf Kecamatan Obi Timur dan Camat Kayoa M Fajri Awali dimutasikan sebagai Staf Kecamatan Obi Barat,” sambungnya. ** 

Rustam Jufri
Author
  • Bagikan