Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Tokaka Halmahera Resmi Ditutup

Avatar photo
Korban kapal tenggelam yang ditemukan. (kieraha.com)

Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate resmi menutup Operasi SAR terhadap tenggelamnya Kapal Cahaya Arafah, di Perairan Tokaka, Kecamatan Gane Barat Utara, Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Minggu sore, 24 Juli.

Operasi SAR yang dilakukan selama 7 hari ini melibatkan sejumlah unsur SAR dari personel TNI dan Polri, BPBD Malut, PT Nabucco Spice Island Resort, dan warga masyarakat desa wilayah setempat.

BACA JUGA Hari ke 6 Pencarian 1 Korban Kapal Cahaya Arafah Tenggelam di Halmahera Masih Nihil

Kepala Basarnas Fatur Rahman menyebutkan, hingga hari ketujuh pencarian korban kapal karam ini, terdapat satu orang yang belum ditemukan sehingga korban tersebut dinyatakan hilang.

BACA JUGA  Penyebab Listrik Padam di Mandioli Halmahera Selatan

“Tim SAR Gabungan juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dalam hal ini orangtua korban dan juga Pemda Halmahera Selatan. Dan mereka telah mengikhlaskan kepergian korban,” kata Fatur, melalui rilis yang diterima kieraha.com, di Ternate, Minggu malam.

Meski operasi SAR ini resmi ditutup dan seluruh unsur potensi SAR telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing, namun lanjut Fatur, telah diinformasikan kepada seluruh kapal maupun nelayan di Maluku Utara yang melintas di lokasi kejadian setempat, apabila melihat maupun menemukan keberadaan korban agar segera melapor ke pihak Tim SAR Gabungan.

BACA JUGA KMP Cahaya Arafah dari Ternate Tujuan Halmahera Selatan Tenggelam di Perairan Tokaka

“(Kami sampaikan) ucapan terimakasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi SAR terhadap Kapal Cahaya Arafah. Semoga apa yang kita lakukan mendapatkan balasan dan ganjaran dari Allah SWT (Tuhan YME),” tambahnya.

BACA JUGA  Penyebab Listrik Padam di Mandioli Halmahera Selatan

Dalam insiden kecelakaan Kapal Cahaya Arafah ini, (sesuai data terupdate) terdapat 77 orang yang dibawa saat perjalanan kapal dari Ternate menuju pelabuhan tujuan akhir di Desa Samo Gane Barat. Dari total penumpang ini, 66 korban dinyatakan selamat, 10 orang ditemukan meninggal, dan 1 orang dinyatakan hilang. *