Sosok Jenderal Hoegeng yang Diabadikan Polda Maluku Utara di Sofifi

Avatar photo
Gedung Mako Polda Malut di Sofifi, Sabtu 28 Februari 2026/dok humas

Nama Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso diabadikan di salah satu gedung Markas Kepolisian Polda Maluku Utara, di Sofifi, Ibu Kota Provinsi Malut.

Jenderal Hoegeng merupakan mantan Kapolri masa bhakti 1968-1971. Sosoknya menjadi simbol integritas, kejujuran, dan kesederhanaan bagi Kepolisian RI.

Jenderal Hoegeng lahir di Pekalongan pada tahun 1921. Jenderal Polisi yang dikenal dengan gaya hidup yang bersahaja ini mengawali kariernya dengan bekal pendidikan hukum dan idealisme tinggi.

Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono menyebutkan bahwa nama Jenderal Hoegeng ditulis di Gedung Polda Malut dengan tujuan meningkatkan spirit, kejujuran, keberanian dan kesederhanaan bagi personel.

“Sekaligus mengispirasi Anggota Polda dan Polres jajaran untuk meneladani sosok Jenderal Hoegeng. Ini dengan harapan polisi-polisi yang ada di Polda Malut menjadi orang-orang yang terinspirasi dengan integritas, pelayanan, dan kesederhanaan yang tinggi,” jelasnya, kepada wartawan, Sabtu, 28 Februari 2026.

Waris berharap keteladanan Jenderal Hoegeng menjadi semakin relevan dengan mengabadikan namanya di Gedung Mako Polda setempat.

“Mari kita bangun kepolisian yang benar-benar mengabdi kepada rakyat, bukan pada kepentingan pribadi atau golongan,” katanya. *