Sula  

Pencarian Korban Hilang dalam Insiden Kapal Terbakar di Malut Resmi Dihentikan

Avatar photo
KM Karya Indah yang terbakar. (Dok SAR)

Pencarian seorang guru yang dinyatakan hilang dalam insiden kapal terbakar, di laut Perairan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara resmi dihentikan, Jumat sore, 4 Juni 2021.

Jumlah korban selamat yang tercatat dalam kebakaran kapal KM Karya Indah ini sebanyak 282 orang. Sementara satu orang tersebut resmi dinyatakan hilang dalam insiden ini.

BACA JUGA Fakta Baru di Balik KM Karya Indah yang Terbakar di Laut Sanana Maluku Utara

Kepala Basarnas Muhamad Arafah mengatakan operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan, dihentikan setelah pencarian selama 7 hari pasca kejadian 29 Mei kemarin.

“Berdasarkan hasil pencarian yang dilakukan serta hasil koordinasi dengan Tim SAR Gabungan dan pihak keluarga korban, pada hari ini pukul 16.00 WIT, operasi SAR korban kapal terbakar, KM Karya Indah secara resmi ditutup dengan hasil 282 orang selamat dan 1 orang dinyatakan hilang,” jelas Arafah, dalam rilis pers yang terima kieraha.com, Jumat malam WIT.

BACA JUGA Jumlah Penumpang KM Karya Indah yang Terbakar di Laut Maluku Utara Bertambah Lagi

Korban hilang atas nama Dedi Hidayat, seorang guru honor di Sanana, Kepulauan Sula.

Arafah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholders yang terlibat dalam pencarian tersebut. Termasuk masyarakat Sula yang sangat membantu saat operasi ini.

“Dengan ditutupnya operasi SAR ini maka seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tutupnya.

Sahrul Jabidi
Author