Musim hujan di Ternate, Maluku Utara pada bulan suci Ramadan 1441 Hijriah ini sudah berlangsung sejak hari kedua puasa. Hingga Senin, 27 April 2020, hujan belum mereda.
Pengamatan kieraha.com, di musim penghujan ini membuat sejumlah kalimati (barangka dalam sebutan orang Ternate) kembali aktif, mengalirkan air dari curah hujan di daratan.
BACA JUGA
Sampah Menggunung hingga Terumbu Karang Rusak
Cara Ternate Cegah Covid-19 Selama Pandemi di Bulan Ramadan
Sayangnya, pada saluran barangka tersebut tak hanya mengalirkan air hujan, namun ribuan jenis sampah rumah tangga dan sampah hasil kebun pun ikut terseret sampai ke laut.
Sampah rumah tangga dari berbagai jenis itu terlihat terbawa air hujan yang mengalir di sepanjang kalimati hingga ke pantai wilayah pusat kota di Kecamatan Ternate Tengah.
Ribuan jenis sampah itu berupa styrofoam, ember plastik, gelas, batang pisang, dan botol plastik bekas air mineral kemasan, karung, popok bayi, bantal, dan berbagai jenis lainnya.