Kuasa Hukum SAH Desak JPU Kejari Ternate Batasi Ruang Gerak Ketua Haornas 2018

Avatar photo
Sidang kasus dugaan korupsi anggaran Haornas di PN Ternate. (Aksal Muin)

Guna kelancaran jalannya sidang kasus dugaan korupsi Anggaran Fasilitas Pendukung Kegiatan Hari Olahraga Nasional atau Haornas 2018, Kuasa Hukum Terdakwa Sukarjan A Hirto alias SAH, Agus Salim R Tampilang, mendesak Jaksa Penuntut Umum Kejari Ternate membatasi ruang gerak Ketua Panitia Lokal Haornas Tahun 2018 M Tauhid Soleman.

Agus menyatakan, permintaan ini bukan tanpa alasan. Sebab, lanjut Agus, persidangan lanjutan kasus Haornas yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Ternate terpaksa ditunda beberapa kali karena ketidakhadiran Saksi tersebut.

“Karena ketidakhadiran dari pemanggilan JPU, PN Ternate mengeluarkan penetapan pemanggilan paksa kepada M Tauhid Soleman untuk dihadirkan di persidangan yang diagendakan Majelis pada Kamis, 16 Maret 2023 pekan depan,” sebut Agus dalam keterangan tertulis, kepada kieraha.com, Jumat malam.

Olehnya itu, kata Agus, sebagai kuasa hukum dari kliennya, dan dengan dasar penetapan pengadilan, ia meminta kepada JPU Kejari Ternate agar bisa melakukan upaya hukum dengan membatasi ruang gerak Ketua Panitia Lokal Haornas 2018 tersebut.

“Bila perlu sebelum hari sidang, JPU sudah mengamankan bersangkutan, agar bisa memberikan keterangan di persidangan nantinya, karena bersangkutan (M Tauhid Soleman) merupakan saksi kunci dalam perkara yang menyeret klien kami,” kata Agus.

Ia menjelaskan, kehadiran M Tauhid Soleman yang kini menjabat sebagai Wali Kota Ternate akan membuat terang persidangan tersebut.

“Jadi jangan hanya mangkir dari panggilan JPU dengan alasan bahwa lagi sibuk dan akan menyesuaikan waktu sidang,” tambahnya.

Penjelasan Tauhid Soleman

Wali Kota M Tauhid Soleman sebelumnya menjelaskan, tidak dapat memenuhi persidangan kasus Haornas karena sedang mengikuti kegiatan penting di luar daerah.

“Saya tidak hadiri panggilan karena lagi mengikuti kegiatan penting di luar daerah,” kata Tauhid, begitu dikonfirmasi wartawan, Kamis, 9 Maret kemarin.

Menurutnya, ketidakhadiran tersebut bukan karena disengaja. Ia mengaku, kedepannya akan menyesuaikan waktu jika masih ada panggilan berikutnya untuk sidang tersebut.

BACA JUGA Alasan Wali Kota Ternate Mangkir dari Sidang Kasus Korupsi Haornas

“Insha Allah (nanti kita sesuaikan saja),” katanya.

Sekedar diketahui, panggilan sidang dalam kasus Haornas 2018 ini dengan terdakwa SAH dan YC. SAH merupakan Sekretaris Panitia Lokal Kegiatan Haornas 2018 yang juga mantan Kadispora Ternate dan YC selaku Tim Kreatif pada kepanitaan kegiatan tersebut. *

Akbar Amin

Ikuti juga berita tv kieraha di Google News