Tidore  

Cara Cepat Mengenal Huruf Hijaiyah ala Mahasiswa UMM di Tidore

Avatar photo
Tidore, Siswa, Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang
Peserta PMM UMM bersama murid RA Harisul Khairaat Ome, Kamis, 27 Juli 2023. (Kieraha.com)

Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa atau PMM Universitas Muhammadiyah Malang berlangsung di Tidore Kepulauan, Maluku Utara, sejak Juli 2023 lalu.

“Tujuan kegiatan PMM ini adalah untuk mengaplikasikan dan hilirisasi hasil penelitian UMM,” ujar Anastasya Nurmandiri Palinggapo, salah satu peserta PMM kepada kieraha.com, Jumat malam, 1 September 2023.

BACA JUGA Riwayat Rempah dalam Alunan Musik Tradisional Tidore

Tergabung kedalam Kelompok 45 Gelombang IV, Anastasya bersama empat rekan lainnya, ditugaskan menerapkan Permainan Puzzle Hijaiyah sebagai media belajar, kepada siswa RA Harisul Khairaat Ome, di kota setempat.

Ia menjelaskan, cara belajar ini dipakai untuk meningkatkan perkembangan kognitif, serta melatih kemampuan siswa bisa bekerja sama dalam tim.

BACA JUGA  Stok dan Harga Bahan Pokok di Tidore Stabil Jelang Idul Adha

Selain itu, katanya, ini juga melatih kemampuan murid dalam memecahkan masalah, melatih kesabaran anak, serta koordinasi mata dan tangan, mengenai pembelajaran huruf-huruf hijaiyah di dalam kelas.

“Antusiasme siswa pada saat menyusun potongan itu mereka terlihat gembira, fokus, dan bersemangat untuk saling membantu mencari potongan puzzle hijaiyah atau kata demi kata puzzle hijaiyah tersebut,” ujar mahasiswa Fakultas Psikologi, yang akrab disapa Tasya ini.

Ia menyebutkan, para bocah yang ditugas menyelesaikan bongkar pasang itu akan dikelompokan ke setiap tim, dan terdiri dari 3-5 anak.

Tasya menjelaskan, awalnya peserta didik diperlihatkan teka-teki gambar yang masih tersusun rapi, setelah itu puzzle akan diacak, kemudian murid ditugaskan untuk menyusun kembali potongan huruf hijaiyah itu ke bentuk semula.

BACA JUGA  Dharma Wanita Tidore Dikunjungi Tim Monev DWP Provinsi Malut

Ia menuturkan, dalam menyelesaikan tugas tersebut, mereka juga membimbing para siswa untuk menyusun puzzle secara tepat.

BACA JUGA Tidore Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak

“Siswa mendapatkan edukasi terkait metode belajar baru sehingga dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar terutama untuk belajar mengenal huruf-huruf hijaiyah,” katanya.

Ia menambahkan, agar hal yang mereka lakukan dapat memberi manfaat dan kemudahan bagi pengajar dan peserta didik di situ, serta masyarakat luas.