Tidore  

Cara Pemkot Tidore Jadikan Pekan Ramadan sebagai Wahana Syiar Islam

Avatar photo
Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Drs Yakub Husain saat membacakan sambutan Walik Kota Tidore sekaligus membuka dengan resmi Pekan Ramadan 1445 Hijriah/dok humas

Pelaksanaan Pekan Ramadan 1445 Hijriah di Kawasan Wisata Pantai Tugulufa saat ini sedang berlangsung. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan ini, mendapat antusias dari ratusan warga masyarakat di Kota setempat. Kegiatan yang sudah berlangsung sejak tanggal 20 Maret itu akan berakhir pada hari Senin, 25 Maret 2024.

Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Setda Kota Tidore Kepulauan Yakub Husain menyebutkan, Pekan Ramadan ini tidak hanya ajang perlombaan untuk mencari siapa yang memiliki bakat paling bagus ataupun hafalan yang paling baik. Pekan Ramadan ini, lanjut Yakub adalah wadah kekeluargaan bagi masyarakat Tidore dalam memeriahkan Bulan Suci Ramadan.

“Kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Tidore Kepulauan agar mari bersama membangun daerah ini, dengan tulus dan hati yang bersih, sebagaimana yang tersirat dalam makna Bulan Ramadan, yaitu pembersihan hati dan pengendalian diri. Pembersihan hati, juga sebagai bagian dari dimensi kerohanian yang merupakan awal dari sebuah proses perubahan untuk menjadi insan yang diridhai Allah SWT,” ucap Yakub.

Ia menjelaskan, Pekan Ramadan ini bagian dari mengisi berbagai aktivitas keagamaan dalam meningkatkan ilmu pengetahuan, terutama generasi muda sebagai upaya Pemerintah dalam meningkatkan fondasi keimanan generasi muda, serta menjauhkan mereka dari segala perbuatan yang tidak bermanfaat selama Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah.

“Ini sehingga kegiatan Pekan Ramadan diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah melalui Bagian Kesra, ini tentunya sangat baik untuk perkembangan ilmu agama generasi-generasi Tidore, tidak hanya untuk membangun mental dan spiritual mereka namun juga mampu menjadi motivasi,” sambungnya.

BACA JUGA  Wali Kota Tidore Berharap BRI Soasio Terus Tingkatkan Kerjasama

Pekan Ramadan ini dengan jumlah pendaftar sebanyak 240 peserta. Para peserta mengikuti lomba diantaranya Tartil Quran, Hifzhil Quran, Lomba Adzan, Busana Muslim, Kultum, Tadarus, dan Nasyid. *