Tidore  

Pelaku UMKM Kota Tidore Tumbuh Subur

Avatar photo
Wakil Walikota Tidore Muhammad Sinen saat mendampingi Presiden Jokowi menyalurkan bantuan sosial kepada pedagang dan warga Oba Utara di Pasar Rakyat Galala, Rabu 28 September 2022. (kieraha.com)

Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM di Kota Tidore tumbuh subur di bawah kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen, Wali Kota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan. Hingga saat ini, sudah terdapat sekitar 62 pelaku ekonomi kreatif yang dengan sukses mengembangkan usahanya. Bahkan dari jumlah pelaku usaha tersebut termasuk pedagang sembako telah merekrut tenaga kerja lokal sebanyak 1.200 orang.

“Kedepannya saya berharap Dinas Perindagkop sudah lebih fokus dengan pengembangan pelaku UMKM ini. Karena akan ada banyak event yang kita lakukan di kawasan Pantai Tugulufa,” kata Wakil Walikota Muhammad Sinen, di ruang kerjanya, beberapa hari lalu.

Ia meminta, Disperindagkop terus melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap pelaku UMKM. Selain itu, sudah harus mendesain kegiatan yang dapat mendukung profesionalisme kerja bagi pelaku usaha dan mendata jumlah pedagang yang terus tumbuh di kota setempat.

“Saat ini kan sudah banyak bantuan yang disalurkan, sehingga saya berharap bantuan itu tidak hanya disalurkan begitu saja, melainkan harus dikontrol sampai pada tingkat perkembangan dan pendapatan mereka,” lanjut Muhammad Sinen.

BACA JUGA Video Anak Wakil Walikota Tidore yang Viral Jadi Kuli Bangunan Sejak SMP

Ia berharap, Kepala Disperindagkop lebih intens melakukan pendampingan di kalangan UMKM termasuk pedagang, agar program-program yang dibuat pemerintah kota benar-benar berpihak dan pro rakyat.

BACA JUGA  Wali Kota Tidore Pimpin Apel Gabungan Pasca Lebaran

“Pedagang lokal ini harus kita berdayakan, selain mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah), juga memberikan kesejahteraan kepada mereka. Selain itu, Perindagkop juga harus memberikan kemudahan kepada siapa saja yang mau berinvestasi di Tidore, sehingga pelayanan itu benar-benar dimaksimalkan dengan baik,” ujarnya.

Pantau Kendala Pedagang

Disperindagkop juga diminta lebih intens turun ke pedagang untuk melakukan pengawasan, baik dari segi harga barang maupun kualitasnya hingga kendala-kendala yang dialami pedagang.

“Semoga dengan semakin banyaknya event yang kami siapkan tahun ini lebih menghidupkan pelaku UMKM di Tidore. Olehnya itu, sinergitas Disperindag dan UMKM perlu diperkuat tanpa harus dimonopoli orang tertentu,” tambahnya. *

BACA JUGA  Wali Kota Tidore Pimpin Apel Gabungan Pasca Lebaran

Ikuti juga berita tv kieraha di Google News