Tim Kemenko Marves tak Yakin Pemprov Berniat Pindah ke Sofifi

Avatar photo
Kantor Gubernur Malut. (kieraha.com)

Niat Pemprov Maluku Utara pindah ke Sofifi kembali dipertanyakan. Ini disampaikan karena masih ditemukan kantor perwakilan OPD Pemprov di Ternate dan rumah ASN yang ditinggal kosong.

Pekerjaan rumah Gubernur Abdul Gani Kasuba yang tak kunjung beres ini dikemukakan oleh Asisten Deputi Kemenko Marves RI, Ikram Sangaji, saat mengunjungi Sofifi, Kamis lalu.

BACA JUGA Sampah Menumpuk hingga Cemari Lingkungan Sofifi

“Saat tim ke Sofifi menemukan perumahan PNS (yang dibangun dengan anggaran ratusan miliar) ditinggal kosong. Juga kantor perwakilan OPD yang masih beraktivitas di Ternate,” ujar Ikram Sangaji, ketika disambangi, di Ternate, Jumat malam Waktu Indonesia Timur.

Ikram menyatakan, keseriusan tersebut juga dapat dilihat dari keaktifan kepala OPD yang tidak menghadiri rapat verifikasi dokumen perencanaan dan anggaran selama dua hari ini.

Meski begitu, lanjut Ikram, Kemenko Marves RI sudah sepakat dengan unit kerja pusat di Maluku Utara, termasuk TNI dan Polri untuk memindahkan seluruh aktivitasnya di Sofifi.

“Prinsipnya pusat sudah menunjukkan keseriusannya. Jadi kembali kepada masing-masing. Dan semua provinsi kan sudah berkembang, cuma Maluku Utara saja,” lanjut Ikram.

Ikram berharap, sikap tegas dari Gubernur Abdul Gani Kasuba terkait kondisi Sofifi.

“Harus ada sikap tegas dari gubernur bahwa harus ada reward dan punishment terhadap pegawai yang tidak mau beraktivitas di sana,” sambung Ikram.