Festival Doe-Doe Bakal Jadi Event Tahunan di Tidore dan Didorong Masuk Kalender Event Nasional

Avatar photo
Pentas musik tradisional yang diperagakan oleh generasi muda Guraping di acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At)
Festival Guraping

Pemuda dan warga masyarakat Guraping resmi menghelat Festival Doe-Doe, di ujung Tanjung Guraping, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Rabu 22 Desember 2021.

Pelaksanaan festival dengan tema Guraping sebagai Kampung Budaya Berbasis Wisata, ini dibuka secara langsung oleh Sultan Tidore Husain Sjah, Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba, dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, yang ditandai dengan pemukulan tifa di atas panggung secara bersamaan.

BACA JUGA Potensi Mangrove sebagai bahan Pengobatan Tradisional di Tidore

Abdul Gani Kasuba dalam sambutannya menyebutkan, mendukung penuh kegiatan Festival Doe-Doe yang dilaksanakan oleh pemuda dan masyarakat setempat.

“Pastinya saya akan mendukung festival ini sebagai kegiatan yang mengenalkan potensi pariwisata Maluku Utara dan khususnya di wilayah Kota Tidore Kepulauan,” ucapnya.

BACA JUGA  Wali Kota Tidore Berharap BRI Soasio Terus Tingkatkan Kerjasama
Acara penjemputan Sultan Tidore oleh warga Guraping menggunakan perahu kora-kora di acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At/Genpi Malut)
Acara penjemputan Sultan Tidore oleh warga Guraping menggunakan perahu kora-kora di acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At/Genpi Malut)

Abdul Gani senang dengan pelaksanaan festival kampung namun terbilang sukses dan meriah.

“Saya awalnya tidak pikir kalau festival yang dihelat akan seramai ini, padahal anggarannya pas-pasan, tapi alhamdulillah semangat anak muda dan masyarakat di sini (Guraping) luar biasa sehingga kegiatan ini bisa terlaksana,” lanjutnya.

Acara penjemputan Sultan Tidore oleh warga Guraping menggunakan perahu kora-kora di acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At)
Acara penjemputan Sultan Tidore oleh warga Guraping menggunakan perahu kora-kora di acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At)

Muhammad Sinen, Wakil Walikota Tidore Kepulauan mengemukakan, Festival Doe-Doe akan ditetapkan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun di Sofifi.

“Tadi Sultan Tidore sudah bilang, Festival Teluk Jailolo saja bisa dilaksanakan setiap tahun dan masuk kalender event nasional, kenapa di doe-doe tidak bisa, apalagi dengan fasilitas yang ada ini lebih mumpuni dibandingkan dengan FTJ pada awal masuk event tahunan, sehingga dengan kesiapan fasilitas dan didukung dengan panorama alam yang indah di Guraping ini, akan kita jadikan sebagai agenda tahunan,” jelasnya.

BACA JUGA  Asal Muasal Uang yang Disetor Terdakwa Korupsi ke Gubernur Maluku Utara

BACA JUGA Pengakuan Kota Jaringan Global Magellans bagi Tidore

Meski begitu, lanjut Sinen, untuk pengelolaan Pariwisata Guraping belum dapat dilakukan oleh Pemkot Tidore. Karena saat ini dari Pemprov Malut belum melakukan penyerahan aset pariwisata tersebut.

“Insha Allah kalau sudah selesai pembangunan 100 persen dan sudah diserahkan ke Pemkot Tidore, maka Festival Doe-Doe ini kedepannya saya pastikan lebih meriah,” lanjutnya.

Foto bersama setelah acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At)
Foto bersama setelah acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At)

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Malut itu menambahkan, kedepannya lokasi Festival Doe-Doe juga akan dijadikan sebagai ikon destinasi wisata Tidore khususnya di Sofifi.

“Akan kita penuhi dengan anggaran daerah meski APBD (induk) Tahun Anggaran 2022 sudah disahkan, dan itu akan kita anggarkan pemenuhannya pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022. Itu akan kita lakukan setelah penyerahan aset pariwisata ini dilakukan oleh Pemprov Maluku Utara,” sambungnya.

BACA JUGA  Wali Kota Tidore Pimpin Apel Gabungan Pasca Lebaran
Sajian kuliner khas Guraping di acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At)
Sajian kuliner khas Guraping di acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At)

Sultan Tidore Husain Sjah berharap, agar Festival Doe-Doe bisa berjalan lancar sehingga dapat menjadi tolak ukur untuk warga yang ada di Guraping dan Tidore pada umumnya.

BACA JUGA Alasan Muhammad Sinen Minta Gubernur Tertibkan ASN Malas Berkantor di Sofifi

“Event ini menjadi acara budaya yang harus didukung termasuk dengan anggaran, dan saya yakin soal anggaran ini akan menjadi hal yang kecil untuk seorang Gubernur (Abdul Gani Kasuba),” katanya.

Pentas musik tradisional yang diperagakan oleh generasi muda Guraping di acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At)
Pentas musik tradisional yang diperagakan oleh generasi muda Guraping di acara pembukaan Festival Doe-Doe 2021. (kieraha.com/At)

Anggota DPD RI Dapil Malut ini mengaku, akan menceritakan Festival Doe-Doe Guraping ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno, sehingga festival ini bisa mendapat perhatian dari pemerintah pusat untuk pelaksanaannya di tahun mendatang.

“Saya tidak janji, tapi saya akan usahakan supaya bisa mendapat dukungan,” tambahnya.