Ritual Unik Penjemputan Sultan dan Injak Rambut Suku Tobaru di Festival Doe-Doe Guraping Tidore

Avatar photo

Ritual penyambutan Sultan Tidore Husain Sjah dilakukan menggunakan perahu kora-kora, atau armada perang yang dipakai para Sultan pada masa dulu melawan penjajah.

Pengamatan kieraha.com, sebanyak 12 perahu kora-kora yang menjemput Sultan Tidore, kemudian mengiringi speedboat yang ditumpanginya untuk masuk ke wilayah Pantai Tanjung Guraping, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

BACA JUGA Festival Doe-Doe Bakal Jadi Event Tahunan di Tidore dan Didorong Masuk Kalender Event Nasional

Setelah prosesi adat ini, Sultan dan rombongan beserta perangkat Kesultanan Tidore tiba di Pelabuhan Guraping dan langsung disambut oleh Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen beserta warga adat Guraping yang menunggu untuk diarahkan menuju lokasi acara Festival Doe-Doe, yang resmi dibuka pada Rabu, 22 Desember 2021.

BACA JUGA  Waspada Peningkatan Aktivitas Gunung Gamalama di Ternate

Setelah tiba di lokasi festival, Sultan bersama rombongan dan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, mengikuti ritual Jokobutu (dalam bahasa Tidore) atau injak rambut. Dalam ritual ini, Sultan Tidore menginjak rambut dua perempuan asal Suku Tobaru wilayah pesisir Oba Tidore.