oleh

Pengamanan Angkutan Laut Sambut Natal dan Tahun Baru di Maluku Utara

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas 1 Ternate menyiagakan Posko Angkutan Laut Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Kepala KSOP Ternate Taher Laitupa mengatakan penempatan posko tersebut untuk mendukung kelancaran angkutan laut di wilayah Maluku Utara.

“Posko ini disiagakan hingga 8 Januari 2018. Ini dilakukan untuk memantau semua armada yang akan berlayar di provinsi Maluku Utara,” kata Taher Laitupa saat dihubungi Minggu (24/12/2017).

BACA JUGA

Skenario Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Dia mengemukakan, KSOP Ternate akan melakukan pengecekan semua armada laut sebelum mengeluarkan izin pelayaran.

“Jika ditemukan ada angkutan laut yang tidak memenuhi syarat maka tidak diizinkan berlayar,” kata dia melanjutkan. “Kepada semua nakhoda maupun motoris speedboat dan pengguna jasa angkutan laut agar selalu mematuhi petunjuk pelayaran.”

Fokus Pelabuhan Dufa-Dufa

Direktur Polisi Perairan dan Udara atau Dirpolairud Polda Malut Kombes Pol Arif Budi Winova akan menerjunkan 120 personel guna pengamanan masing-masing pelabuhan.

Arif mengatakan pengamanan ini berlangsung di wilayah Maluku Utara. Namun, untuk kota Ternate, pengamanan dilakukan pada semua pelabuhan.

Arif mengemukakan, meski ada beberapa pos yang disediakan di Ternate pada perayaan natal dan tahun baru, namun pos pelabuhan Dufa-Dufa masih menjadi fokus.

“Sebab rute pelabuhan (Dufa-Dufa-Jailolo) ini pernah ada KM Karamando tenggelam dan satu speedboat terbakar. Makanya lebih ditingkatkan pengamanannya,” ujar dia.

Arif menambahkan, masing-masing pos pengamanan ditempatkan empat petugas. Dari jumlah personel itu adanya di pelabuhan Bobong, Fala, Sanana, Wailoba, Babang, Batang Dua dan Pulau Gebe. “Yang sekaligus antisipasi aksi premanisme yang sering muncul di momen seperti ini,” ujar dia.

Siagakan 15 Armada Laut

Arif menambahkan, jumlah kapal maupun speedboat yang diterjunkan pada pengamanan Natal 25 Desember dan tahun baru 2017 sebanyak 16 unit.

“Untuk speedboat sebanyak 9 unit, 3 raber boat, 3 kapal plus KP Gamalama disiagakan untuk pengamanan jalur laut,” sambung dia.

Arif berharap, pelaksanaan natal maupun malam pergantian tahun nantinya dapat berjalan aman dan kondusif sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami imbau agar kita sama-sama menjaga situasi kemanan sampai pergantian tahun. Kita bisa bergembira tapi jangan sampai kita terlalu eforia berlebihan,” kata Arif.

Author: Khaira Ir Djailani

Editor: Redaksi

BAGIKAN

Komentar