oleh

Penyebab Pesawat Lion Air Tunda Keberangkatan

Dody Tjahya Nugraha was-was. Lelaki asal Betawi itu panik saat mengetahui pesawat yang ditumpanginya tak bisa lepas landas, di Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara, Rabu (9/5/2018), pukul 08.30 WIT.

Pria 25 tahun itu menceritakan melakukan boarding di bandara pada pukul 08.00 WIT. Setelah itu, dirinya langsung menuju maskapai Lion Air mengikuti arahan petugas bandara yang menyatakan pesawat hendak terbang pukul 08.30 WIT.

Kurang lebih 2 jam, Dody bersama 199 penumpang lainnya, berada di dalam pesawat Lion Air. Ratusan penumpang maskapai itu sudah memasang sabuk pengaman sesuai petunjuk Pramugari tentang keselamatan penerbangan.

“Peragaan penggunaan alat keselamatan sudah selesai dilakukan. Tapi, sampai sekitar 2 jam pesawat tidak pernah berangkat,” kata Dody, ketika disambangi, di Terminal Bandara Sultan Babullah, Ternate Utara, Rabu (9/5/2018) sore.

Dody bilang, seluruh penumpang mulai panik saat Pramugari membuka pintu pesawat. Karena selama 2 jam di dalam pesawat tak satu pun informasi yang diberikan oleh pihak maskapai. “Mesin pesawat sudah menyala semua, tapi tidak terbang, dan setelah menunggu lama, tiba-tiba pintu pesawat terbuka. Saat itu, sebagian penumpang sudah ngamuk, minta kejelasan tentang pesawat yang kami tumpangi, tapi tidak ada kejelasan, sehingga kami meminta turun,” ujar Dody.

Saat ini, sebagian besar penumpang pesawat Lion Air masih berada di Terminal Bandara Sultan Babullah, Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara. Sementara, 5 lainnya memilih menunda keberangkatan dan mengganti maskapai.

Hal serupa juga terbesik di hati Dody. Namun dirinya belum dapat mengambil keputusan karena pihak maskapai Lion Air belum melakukan konfirmasi.

Penyebab Penundaan Keberangkatan

Informasi yang dihimpun Kieraha.com menyebutkan, ratusan penumpang pesawat Lion Air yang hingga sekarang masih terlantar di Bandara Sultan Babullah, belum mendapat kejelasan soal kepastian kerusakan dan penundaan keberangkatan.

Menurut Irawan, Manager Lion Air Cabang Ternate, bahwa penyebab penundaan penerbangan itu akibat adanya perbaikan pada bagian mesin pesawat.

“Untuk saat ini masih dalam perbaikan. Kita upayakan hingga pukul 08.00 malam WIT (lepas landas menuju Jakarta),” kata Irawan ketika memberi penjelasan.

Ratusan penumpang yang seharusnya sudah bertolak menuju Bandara Internasional Sukarno-Hatta Rabu pagi itu bilang, maskapai tersebut tidak layak operasi.

“Ini menyangkut keselamatan kami. Kalau memang tidak layak, ya tidak usah operasi. Kami sudah 2 jam di dalam pesawat tapi turun lagi,” sambung Ahmad, salah satu penumpang pesawat Lion Air, ketika mengamuk di terminal bandara setempat.

Untuk maskapai penerbangan rute Ternate-Jakarta dan sebaliknya, tersedia Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Batik Air, dan Lion Air. Sejauh ini, peristiwa tersebut jarang terjadi. Biasanya yang memicu keterlambatan dan penundaan keberangkatan di Ternate ini akibat letusan Gunung Gamalama dan kondisi cuaca yang buruk.

“Namun, kali ini disayangkan karena penundaan keberangkatan akibat gangguan mesin pesawat yang hendak berangkat. Seharusnya ini lebih diperhatikan oleh maskapai karena menyangkut keselamatan penumpang,” kata Ahmad lagi.

Hairil Hiar

Bagikan Kabar Anda

Komentar