oleh

Penyebab Tomat dari Manado Kuasai Pasar Ternate

Kota Ternate merupakan pasar terbesar bagi petani tanaman tomat di Maluku Utara. Dalam sehari bisa mencapai dua ton yang dibeli oleh warga masyarakat setempat.

Rata-rata tomat yang didagangkan tidak ditanam di kota bermoto Bahari Berkesan itu. Sebagian besar didatangkan dari Manado, Sulawesi Utara. Sisanya dipasok melalui Tidore dan Halmahera Timur.

BACA JUGA

Di Balik Kesuksesan Petani Kangkung

Riwayat Matinya Mangrove Ternate

Pasokan tumbuhan keluarga Solanaceae atau dengan sebutan latin Lycopersicum Esculentum dari luar provinsi berjuluk Negeri Kepulauan Rempah itu, mengakibatkan tanaman tomat petani di dua daerah setempat kalah bersaing di pasaran Ternate. Demikian kata Nursidik, Ketua Pemasok Barito, saat disambangi, Selasa (30/1/2018).

Dia mengaku, pasokan tomat yang didatangkan dari Tidore dan Halmahera Timur tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat atau permintaan pasar di Ternate. Selain itu, secara kualitas tomat dari Manado lebih baik dibandingkan tomat provinsi setempat. “Jadi mau tidak mau harus mengambil stok dari luar Maluku Utara seperti Manado,” sambung dia.

Author: Hasbullah Dahlan

Editor: Redaksi

Bagikan Kabar Anda

Komentar