oleh

PKB Siap Menangkan Pilkada 2020 di Maluku Utara

Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB di Maluku Utara tidak main-main dalam menyambut agenda politik pada Pilkada Serentak 2020, di 8 kabupaten kota wilayah provinsi setempat.

Hingga saat ini partai besutan Cak Imin alias Muhaimin Iskandar itu, telah mengeluarkan 4 rekomendasi DPP secara final kepada Pasangan Bakal Calon Kada dan Wakil Kepala Daerah yang meliputi Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Kota Tidore, dan Taliabu.

Keempat pasangan bakal calon ini salah satunya adalah petahana Aliong Mus dan Ramli di Taliabu, pasangan Usman Sidik dan Bassam Kasuba di Halmahera Selatan, pasangan Basri Amal dan Joel Lagono di Halmahera Utara, serta pasangan Salahudin Adrias dan M Jabir di Tidore. Tiga pasangan politikus senior ini siap berhadapan dengan petahana yang sudah memastikan nyalon kembali di daerah itu.

“Untuk kabupaten kota yang belum keluar rekomendasi itu Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Barat, dan Kabupaten Kepulauan Sula,” kata Sekretaris Wilayah DPW PKB Maluku Utara, Abdul Malik Silia, ketika disambangi kieraha.com, di Ternate, Selasa 7 Juli 2020.

Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara itu menyatakan, untuk tiga rekomendasi ini dalam waktu dekat akan dituntaskan karena saat ini DPP PKB sedang melakukan finalisasi nama-nama bakal pasangan calon yang diusung.

“Di luar Kabupaten Halmahera Timur, memang konsentrasinya di tiga daerah itu,” jelasnya.

Iqbal-Jasri Menguat di Ternate

Malik menyatakan, untuk wilayah Ternate terdapat pasangan kandidat Iqbal Jabid dan Jasri Usman. Paslon ini telah mengantongi surat tugas Desk Pilkada DPP PKB.

“Yang pasti di Ternate Ketua DPW PKB (Jasri Usman) bertarung, oleh karena itu tentunya segenap kemampuan dan kekuatan akan kita kerahkan untuk memenangkannya,” ujar dia.

Malik mengatakan percaturan pilkada serentak ini, PKB optimis menang dengan strategi dan kemampuan yang dimiliki saat ini bisa mengantarkan pasangan yang diusung.

“Prinsipnya bertarung dan menang sesuai keinginan masyarakat. Sehingga sebagai kaders dan pengurus sampai tingkat ranting wajib taat, patuh, dan tunduk,” tambahnya.

Irawan Lila
Author
BAGIKAN