Cara Harita dan Pemda Morotai Meriahkan HUT RI ke 76 di Maluku Utara

  • Bagikan

Perayaan HUT RI di Maluku Utara berlangsung meriah. Mulai dari perusahaan tambang hingga pemerintah daerah di wilayah provinsi kepulauan ini punya banyak cara. Diantaranya diisi dengan kegiatan yang positif dalam rangka promosi wisata dan peduli lingkungan.

Hal positif yang dirangkum kali ini berlangsung di laut. Untuk Pemda Pulau Morotai dilaksanakan parade Bendera Merah Putih dengan menunjukan ekosistem hiu yang masih terjaga. Hal serupa juga dilakukan oleh perusahaan pertambangan dan hilirisasi yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan dengan menanam terumbu karang buatan.

Bupati Morotai Benny Laos menyebutkan, di Morotai sendiri terdapat Ketua Tim Penggerak PKK Sherly Tjoanda yang memimpin parade Bendera Merah Putih dalam laut. Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan rangkaian HUT ke 76 RI dan promosi keindahan bawah laut.

Tanam Terumbu Karang Buatan
Bentuk terumbu karang buatan.
Bentuk terumbu karang buatan.

Penanaman terumbu karang buatan dilakukan di bagian barat laut Perairan Pulau Obi. Hal positif yang dilaksanakan oleh HARITA Nickel ini dengan tujuan melindungi lingkungan.

“Banyak hal yang dapat kita lakukan sebagai bentuk terima kasih kita atas kemerdekaan yang telah diwujudkan pendahulu kita,” sebut Head of External Relation HARITA Nickel, Stevi Thomas, Selasa 17 Agustus 2021.

Stevi menyatakan, penanaman terumbu karang selain untuk meningkatkan kualitas ekosistem laut, juga dalam rangka memperingati HUT ke 76 RI.

“Penempatan terumbu karang buatan dilakukan di perairan laut dengan kedalaman 3 – 5 meter berdasarkan ukuran air surut terendah. Lokasi yang dipilih tidak jauh dari terumbu karang yang telah ada,” katanya.

Stevi menyebutkan, pelestarian terumbu karang yang menjadi rumah ikan di laut ini ditanam berbentuk kubus berongga dengan ukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Rongganya ini berukuran 20 cm x 20 cm x 20 cm. Jumlah kubus berongga yang ditanam kali ini sebanyak 1.000 buah.

“Bentuk rumah ikan yang kami buat sesuai dengan logo HARITA, berupa huruf H,” lanjut Stevi.

Ia menambahkan, terumbu karang buatan yang ditanam ini akan sangat bermanfaat bagi kehidupan ekosistem sekitar. Terumbu karang akan menjadi tempat tinggal, mencari makan, tempat berlindung dan berkembang biaknya berbagai jenis biota laut.

“Terumbu karang ini akan menjadi sumber keanekaragaman hayati dan melindungi ekosistem di sekitarnya. Abrasi pantai pun akan berkurang dengan sendirinya dan masyarakat pesisir semakin terlindungi,” katanya. *

Apriyanto Latukau

  • Bagikan