oleh

Kepala DKP Maluku Utara Meninggal saat Hendak Rapat LIN

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara, M Buyung Radjiloen tutup usia, Jumat 18 Desember 2020. Kabar duka ini datang dari kerabat dekatnya di Ternate.

Almarhum dikabarkan meninggal di kamar rumah kediamannya, di Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Umum Chasan Boesoirie Ternate.

“Pak Kadis dilarikan ke rumah sakit umum sekitar jam 4 sore,” ucap M Havid, salah satu kerabat almarhum, ketika disambangi kieraha.com, di rumah duka, Jumat malam.

M Buyung Radjiloen lahir 29 Desember 1972, sebelum meninggal, lanjut Havid, pada Kamis kemarin dan Jumat pagi masih sempat bertemu dan berkomunikasi terkait acara LIN.

Bendahara DKP Provinsi Maluku Utara ini menuturkan, almarhum setelah dilarikan ke rumah sakit, oleh dokter di RS setempat mengatakan bahwa almarhum sudah meninggal saat masih di rumah.

“Setelah diperiksa, dokter bilang sudah meninggal sekitar lima jam,” sambungnya.

Havid menyebutkan, M Buyung Radjiloen sebelum meninggal berencana menghadiri rapat DKP Malut terkait Lumbung Ikan Nasional atau LIN di Reezer Perikanan.

Kegiatan terkait Maluku Utara Lumbung Ikan Nasional yang digagas Dinas Kelautan dan Perikanan di bawah kepemimpinan almarhum ini rencananya berlangsung Jumat sore.

Kegiatan ini untuk rencana pencanangan program pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terintegrasi atau SKPT yang meliputi sentra produksi, penyangga, serta sentra kelautan dan perikanan Maluku Utara.

Namun saat dirinya mengontak almarhum setelah salat Jumat, melalui telepon tidak direspon. Bahkan sambungan telepon yang dihubungi dilakukan berulang kali.

“Saya telepon Pak Kadis mau bilang kalau peserta rapat sudah siap, tapi tidak diangkat. Padahal setiap saya telepon Pak Kadis selalu angkat. Karena itu saya suruh Faoji (salah satu kerabat dari almarhum) untuk mengecek Pak Kadis di rumahnya,” ucap Havid.

“Setelah dicek ternyata Pak Kadis di tempat tidur dengan kondisi tidak sadar,” lanjutnya.

Penyebab Meninggal

Havid menuturkan, keterangan dokter menyebutkan almarhum meninggal karena jantung. Sebelumnya almarhum memiliki riwayat masuk RS karena asam lambung naik.

Jenazah almarhum M Buyung Radjiloen rencananya dimakamkan Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIT.

Almarhum meninggalkan tiga orang anak. Yang pertama perempuan berada di pondok Kelas 1 SMA, kedua laki-laki masih SMP, dan terakhir perempuan di bangku SD. Sementara, istri almarhum merupakan seorang Kepala Bidang Promosi di Pemprov Malut.

Sahrul Jabidi

Bagikan Kabar Anda

# REKOMENDASI