DPRD ‘Geram’ dan Minta Gubernur Maluku Utara Evaluasi Pimpinan SKPD

  • Bagikan
Paripurna DPRD Malut. (Khaira Ir Djailani/Kieraha.com)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Maluku Utara menggelar rapat paripurna penyampaian hasil reses Anggota DPRD masa sidang satu, di Sofifi, Senin 25 Januari.

Rapat paripurna penyampaian hasil reses sepuluh kabupaten kota yang berlangsung di ruangan mewah Gedung DPRD Sofifi ini dihadiri Gubernur Abdul Gani Kasuba.

BACA JUGA

Mengapa Suku Tobelo Dalam Melarang Warga Masuk Hutan Halmahera

Di sela-sela rapat ini, Sekretaris Komisi II DPRD Sahril Taher, menyoroti para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah atau SKPD yang tidak hadir dalam paripurna tersebut.

Akibatnya, Ketua Partai Gerindra Malut itu meminta Gubernur Abdul Gani Kasuba agar menegur anak buahnya dan mengevaluasi pimpinan SKPD yang tidak hadir saat rapat.

“Saudara gubernur yang terhormat, kami minta untuk tegur kepala dinas, karena dalam sidang bapak gubernur hadir tetapi kepala dinas malas,” ucap Sahril yang terlihat kesal.

Ia mempertanyakan ketidakhadiran pimpinan SKPD dalam agenda paripurna itu, apakah karena terlalu sibuk dengan kegiatan dinas ataukah memang karena malas hadiri rapat.

“(Kehadiran) dalam sidang (paripurna) ini merupakan marwah gubernur,” tambahnya.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi Malut, Rahwan K Suamba, mengatakan ketidakhadiran pimpinan SKPD ini karena memiliki agenda terjadwal.

“Sebenarnya pimpinan SKPD ini sudah mengetahui agenda rapat yang dilaksanakan, tapi karena bertepatan dengan agenda teknis lainnya yang sudah teragendakan sehingga tidak berkesempatan hadir dan mengirimkan pejabat di bawahnya, karena nanti akan mendapat laporan dari staf yang mewakili untuk menindaklanjuti hasil reses,” katanya.

Pengamatan kieraha.com, dalam sidang paripurna tersebut tampak hadir dua kepala dinas. Keduanya adalah Kepala Dishub Armin Zakaria dan Kadis Pariwisata Tahmid Wahab.

Khaira Ir Djailani

  • Bagikan