oleh

Rapid Test Massal Corona di Ternate tak Mempan Lagi

Jumlah kasus terkonfirmasi positif corona di Kota Ternate per 30 Juni 2020 masih terus bertambah. Angka ini sudah mencapai 365 orang dari total kasus di Malut 728 orang.

Meningkatnya jumlah kasus positif di kota kecil ini membuat Gugus Tugas Covid-19 Kota Ternate kembali melakukan rapat evaluasi terkait percepatan penanganan virus tersebut.

Pengamatan kieraha.com, rapat yang digelar di Lantai III Ruangan Meeting Room Kantor Walikota Ternate, Jalan Pahlawan Revolusi, Ternate Tengah ini terungkap beberapa poin. Salah satunya mengenai usulan Pemerintah Provinsi Malut mengadakan rapid test massal.

Nurbaity Rajabessy, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate menyatakan, usulan terkait dengan rapid test massal ini tidak disetujui. Alasan Nurbaity karena di Ternate sudah melakukan rapid test berulang kali.

“Jadi kalau rapid test lagi itu tidak mempan. Pemeriksaan harus melalui swab,” ujar Nurbaity.

Nurbaity mengatakan bahwa sesuai laporan dari hasil rapid test yang dilakukan melalui swasta saat ini, dalam satu hari mencapai 700 orang. “Belum lagi dengan pemeriksaan dari Gugus Tugas Kota Ternate untuk mahasiswa yang ke luar daerah, Pasien Dalam Pengawasan, dan kasus OTG,” kata Nurbaity.

Sehingga pemeriksaan rapid test massal ini tidak perlu dilakukan lagi di Ternate. Namun yang harus dilakukan oleh usulan provinsi saat ini adalah pemeriksaan melalui swab test.

Sahrul Jabidi
Author
Bagikan Kabar Anda