oleh

RSUD Ternate Minta Warga Waspada Ancaman Corona di Pilkada Maluku Utara

Penularan virus corona Covid-19 di delapan kabupaten kota penyelenggara Pilkada 2020 wilayah Maluku Utara dipastikan akan terjadi. Ancaman penularan ini dilihat dari pelaksanaan tahapan pilkada yang berjalan ditemukan banyak warga berkerumun dan tidak jaga jarak.

Direktur RSUD Chasan Boesoirie Ternate, dr Syamsul Bahri mengemukakan, dengan kondisi yang ditemukan tersebut sangat berpotensi terjadinya penularan virus corona Covid-19.

“Untuk pesta demokrasi di Maluku Utara tahun ini memang sangat berpotensi terjadinya penularan Covid-19, walaupun sudah dilakukan tahapan-tahapan sosialisasi dari semua penyelenggara kepada masyarakat,” kata Syamsul, di Ternate, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Menurut Syamsul, adanya ancaman penularan secara besar-besaran ini maka pihak RSUD setempat telah menyiapkan penanganan lebih awal jelang pilkada 9 Desember nanti.

“Ini sudah dilakukan hingga sekarang, kami persiapkan penanganannya meski kesiapan ini belum didukung dengan jumlah petugas yang memadai namun kami selalu siap,” katanya.

Bahkan dengan pelayanan di RSUD ini, lanjut Syamsul, ada maupun tidak ada pasien yang masuk ke RSUD rujukan pasien Covid-19 itu pelayanan tetap berjalan seperti biasanya.

“Oleh karena itu dengan pilkada tahun ini memang kami dari RSUD menilai pasti terjadi penularan karena banyak terjadi kumpulan orang di saat hari H 9 Desember nanti. Kami dari Bidang Kesehatan hanya berharap agar pilkada ini bisa dilakukan sosialisasi dengan matang terutama soal penerapan protokol kesehatan untuk cegah penularan,” tutupnya.

Rian Renaldi
Author
Bagikan Kabar Anda