oleh

Sekejap Moto Bahari Berkesan Itu Hilang

Penampilan pedangdut Duo Serigala di kota Ternate, heboh dan menjadi buah bibir masyarakat Maluku Utara di media sosial dan kelurahan-kelurahan. Kecaman pedas pun dilayangkan kepada PT Telkomsel selaku penyelenggara kegiatan.

Dari ribuan warga yang gerah akibat goyangan Duo Serigala yang ditontonkan di ruang publik, Minggu pagi, 1 Mei 2017, sekejap kota bermoto Bahari Berkesan dengan visi pemerintah kota menjadikan Ternate Kota Agamais itu hilang.

Pada penampilan Duo Serigala dilaksanakan di Dodoku Ali, depan Kedaton Kesultanan, Kecamatan Ternate Utara, itu merupakan kawasan yang masih menjunjung tinggi nilai agama dan adat istiadat atau adat se atoran dalam sebutan warga setempat.

BACA JUGA

Goyang Basah Duo Serigala di HUT Telkomsel Bikin Heboh Warga Ternate

Mahmud Zulkiram, Jogugu Kesultanan Ternate, mengemukakan kekecewaannya pada aksi panggung Duo Serigala di depan Kedaton Kesultanan.

Jogugu mengatakan tarian erotis yang dipertontonkan mendapat kutukan keras dari Sultan Ternate, sebab sudah mengarah ke pornografi di depan umum.

“Kami dari Kesultanan mengutuk keras kegiatan Telkomsel ini. Karena kami dari Kesultanan tidak pernah memberikan izin sedikit pun,” kata Jogugu, Minggu malam.

Jogugu mengatakan pihaknya kaget melihat goyangan dan busana yang ditampilkan Duo Serigala viral di media sosial.

“Dan ini seharusnya tidak terjadi. Apalagi dilakukan di depan Kedaton Kesultanan Ternate. Juga Kota Ternate sebagai kota Agamais sangat tidak pantas,” katanya.

Jogugu mengatakan penampilan Duo Serigala tidak memiliki nilai edukasi. Secara tidak langsung merusak moral anak-anak yang melihat dan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai agama dan adat se atoran di kota tersebut.

Jogugu meminta pemerintah kota Ternate lebih bijak melihat akibat kegiatan tersebut. “Apalagi masyarakat kita sedang melaksanakan Isra Miraj 2017,” katanya.

“Bahkan saya tadi lihat gambar penyanyi itu (maaf tidak disebut) sampai kelihatan ‘Subhanallah’ ini sangat senonoh.”

Atas goyangan dribel dan basah Duo Serigala, pihak Kedaton Ternate langsung melakukan rapat mendadak dengan Sultan.

Hasilnya Kedaton Kesultanan mengutuk keras penyelenggaraan kegiatan puncak ulang tahun PT Telkomsel di kota Ternate.

“Ini karena daerah Moloku Kieraha merupakan negerinya para sultan, terus kawasan itu (Dodoku Ali) merupakan kawasan yang menjunjung tinggi adat se atoran,” tutupnya.

Author: Khaira Ir Djailani

Editor: Redaksi

Bagikan Kabar Anda

Komentar