oleh

Sekolah di Bumi Sibela Kekurangan Guru

Kabupaten Halmahera Selatan masih kekurangan tenaga guru di sejumlah sekolah. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga tersebut, pemerintah kabupaten setempat berencana menarik para guru yang diperbantukan di dinas, sekretariat daerah, dan badan.

Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan Nurlela Muhammad mengatakan, upaya itu dilakukan untuk memaksimalkan aktivitas belajar mengajar sekolah yang belum mumpuni.

Istri Bupati Halmahera Selatan itu mengemukakan, dengan kondisi yang ada memaksakan seluruh guru yang mendukuki jabatan fungsional di badan dan dinas akan ditarik. “Ini bertujuan untuk mengisi kekosongan guru di sekolah,” kata Nurlaela, kepada KIERAHA.com, Rabu, 22 Februari 2017.

Dengan begitu, sambung dia, peningkatan mutu pendidikan di Bumi Sibela akan terlaksana.

“Prinsipnya mutu pendidikan di kabupaten ini lebih ditingkatkan lagi. Karena itu pemda akan memfungsikan para guru yang ada di struktural dinas dan badan untuk kembali melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah wilayah Halmahera Selatan,” sambungnya.

Dia memastikan dalam waktu dekat seluruh guru sudah ditarik masuk ke sekolah. “Ini  setelah pendataan guru selesai (yang masih bekerja di badan dan dinas),” tutupnya.

Berdasarkan rekapitulasi data pendidikan di website sekolah untuk Pendidikan Halmahera Selatan, menyebutkan jumlah sekolah negeri TK/PAUD 40, SD/MI 587, SMP/Mts 201, SMA/MA 69, dan SMK/MAK 21.

Dari total jumlah sekolah negeri yang tersebar di selatan Maluku Utara itu tidak dirincikan banyaknya tenaga guru.

Author: Ikbal Taher

Editor: Redaksi

Bagikan Kabar Anda

Komentar