oleh

Skenario Kakak Beradik Rebut Kuasa di Pilgub Maluku Utara

Kakak beradik Abdul Gani Kasuba dan Muhammad Kasuba siap unjuk kekuatan. Kedua politikus PKS itu akan bertarung di Pilgub Maluku Utara 2018 karena telah memenuhi syarat pencalonan di KPU setempat yakni minimal mengantongi 9 kursi di DPRD Provinsi Maluku Utara.

Abdul Gani Kasuba merupakan bakal calon gubernur incumbent atau petahana diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan PKPI. Sementara mantan bupati Halmahera Selatan Muhammad Kasuba didukung PKS, Gerindra dan PAN.

Bakal calon Gubernur Maluku Utara Muhammad Kasuba mengatakan siap melawan siapapapun termasuk Abdul Gani Kasuba yang juga kakak kandungnya.

“Saya siap lawan siapa saja, meski kakak kandung sendiri,” ujar MK, begitu nama singkatannya, di Rapat Koordinasi Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra, Ternate, Sabtu, 6 Januari 2018.

MK mengakui, di ajang pilgub Maluku Utara dirinya memang pendatang baru, tetapi itu tidak akan menggentarkan niatnya maju berpasangan dengan Madjid Husen sebagai calon wakil gubernur yang telah diusung partai koalisi nasional itu.

“Meski itu petahana yang juga kakak kadung sendiri saya siap,” kata MK dengan semangat membara. “Saya menjabat dua periode Bupati Halmahera Selatan, akan tetapi di pilgub ini saya pemain baru yang harus diperhitungkan bagi kandidat lain. Saya sudah berpengalaman menjabat kepala daerah, antara bupati dan gubernur tidak jauh beda, sudah saatnya mengkolaborasi antara pulau dan daratan untuk menyelesaikan masalah dalam lingkup lebih besar.”

BACA JUGA

Imbau ASN Jaga Netralitas

Cerita Warga Jepang yang Bahagia Bersama Lelaki Ternate

Hal senada, dikatakan calon gubernur petahana Abdul Gani Kasuba. “Meski adik kandung saya Muhammad Kasuba maju di pilkada Maluku Utara, tetapi saya tidak gentar menghadapinya,” kata Gani saat disambangi usai penjemputan dirinya bersama M Al Yasin Ali, di Ternate, Minggu sore.

Bakal calon gubernur itu mengemukakan, alasannya maju sebagai calon gubernur Maluku Utara untuk periode kedua kalinya itu ingin melanjutkan dan memastikan pembangunan infrastruktur dan pendidikan yang sudah dirintisnya bisa berjalan lebih baik lagi jika terpilih kembali tahun ini.

“Saya memilih pak Al Yasin sebagai pendamping karena memang sosok beliau adalah pemimpin yang memiliki segudang pengalaman. Beliau merupakan bapak pembangunan Kabupaten Halmahera Tengah, sehingga saya merasa cocok dengan Al Yasin sampai-sampai rela meninggalkan partai saya sendiri,” sambung dia.

“Saya meminta dengan hormat kepada masyarakat Maluku Utara untuk mendukung dan mendoakan saya bersama pak Al Yasin. Semoga kami dapat melanjutkan pembangunan yang sedang berjalan dan membangun yang belum tersentuh.”

Akankah Mereka Menyatu?

Menurut Ketua Relawan Muhammad Kasuba dan Madjid Husen Kota Ternate, Abdulrahman Salam, bahwa Abdul Gani Kasuba, Muhammad Kasuba dan Bahrain Kasuba (Bupati Halmahera Selatan aktif) akan menyatu untuk satu tujuan memenangkan pilgub setempat.

Rekomendasi PDIP kepada AGK Yasin. (Foto dari video live streaming CNN Indonesia)

“Mereka adalah kakak beradik serta ponakan, mereka punya satu visi yakni menangkan pilkada Maluku Utara dengan strategi yang mumpuni,” kata dia kepada KIERAHA.com, melalui pesan WhatsApp, Senin (8/1/2018).

Menurut dia, tampak kakak beradik tersebut bercerai-berai, namun mereka ini tidak bisa saling menanggalkan di antara satu dengan yang lain. “Saya melihat Trio Kasuba saat mereka bersama dalam satu jamuan makan bersama keluarga, tampak ada drama di balik panggung yang dimainkan saat ini,” kata Abdulrahman yang juga poltikus PKS itu.

“Dan hari ini (siang tadi) kita dapat merasakan kabar baik itu, Trio Kasuba telah menyatu untuk mememangkan pilkada Malut. Sehingga ditundanya pendaftaran ke KPU karena ada hal-hal yang perlu dibijaki bersama antara Trio Kasuba. Kami berterima kasih kepada pihak yang dengan segala inisiatifnya menyatukan mereka,” Ketua Bappilu PKS Kota Ternate, Abdulrahman Salam melanjutkan.

4 Paslon Siap Mendaftar

Ilustrasi. (Karikaturku Indonesia)

Pengamatan KIERAHA.com, di pilgub Maluku Utara tahun ini ada empat paslon yang menyatakan resmi diusung partai politik. Selain pasangan MK MAJU dan AGK YA, juga pasangan Burhan Abdurahman dan Ishak Djamaludin yang diusung Nasdem, Demokrat, PKB, PBB, dan Hanura, serta pasangan Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar yang didukung Partai Golkar dan PPP.

Keempat pasangan bakal calon ini telah memastikan melakukan pendaftaran sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara di Kantor Komisi Pemilihan Umum provinsi pada 8-10 Januari 2018.

Bagikan Kabar Anda

Komentar