Surveior LAFKI Apresiasi Pemkot Tidore Bangun SDM Tenaga Kesehatan

Avatar photo
Wali Kota Tidore Capt Ali Ibrahim menyambut kedatangan dr Dewi Gathmyr dan Helda Vera de Jong selaku Tim Survei Akreditasi Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan dari LAFKI. (kieraha.com)

Pemkot Tidore Kepulauan terus berkomitmen untuk mengoptimalkan sumber daya manusia maupun sarana prasarana di bidang kesehatan dan pendidikan. Hal ini ditegaskan Wali Kota Capt Ali Ibrahim, di hadapan Surveior Akreditasi RSD Kota Tidore Kepulauan dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia, di rumah sakit kota setempat, Selasa 7 Februari.

“Selama kepemimpinan saya dan Wakil Walikota Muhammad Sinen di periode pertama hingga periode kedua ini, kami selalu memprioritaskan pembangunan terutama pada fasilitas sarana dan prasarana serta SDM yang ada di RSD Kota Tidore. Ini kami lakukan dengan setiap tahun mengirimkan para tenaga dokter spesialis untuk melanjutkan sekolah sehingga kembali nanti dapat meningkatkan SDM di RSD Kota Tidore Kepulauan,” ujar Ali.

Wali kota dua periode itu mengatakan, peran RS sebagai salah satu fasilitas pelayanan dasar masyarakat di Kota Tidore menjadi sangat penting untuk terus ditingkatkan pelayanannya.

“Masyarakat sebagai pelanggan menuntut adanya kepuasan terhadap pelayanan, yang pada dasarnya masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang bermutu dan perlindungan yang layak. Begitu pula dengan masyarakat Kota Tidore Kepulauan pada khususnya,” jelas Ali.

Ia berharap, Survei Akreditasi RSD Kota Tidore yang dilakukan ini mendapat nilai yang baik, sekaligus dapat mengantarkan RSD kota setempat untuk memperoleh Predikat Paripurna.

Dokter Dewi Gathmyr, Surveior Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI), mengapresiasi Pemkot Tidore dan RSD setempat yang setiap tahun terus meningkatkan SDM tenaga kesehatan dari putra daerah.

BACA JUGA  Klinik Terapi Akupuntur Kembali Dibuka di Ternate Utara

BACA JUGA ASN Pemprov Maluku Utara Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos Sofifi

“Sebagian besar para dokter spesialis di RSD Tidore merupakan putra-putri daerah, kalau seperti itu, RSD ini sangat keren,” ujar dia.

“Ini karena salah satu ujung tombak di rumah sakit adalah SDM yang memadai, ketika SDM nya pandai dan sehat maka bisa membuat inovasi-inovasi yang hasilnya untuk daerah. Kami melihat RSD ini sudah sangat bagus, namun perlu ditingkatkan lagi inovasinya,” tutup Dewi. *