Masalah pencemaran lingkungan di kawasan industri tambang, Desa Lelilef, Kabupaten Halmahera Tengah sudah menunjukkan gejala yang serius.
Selain wilayah pesisir laut serta polusi udara yang tercemar akibat penambangan di kawasan ini, juga telah menyebabkan sumber air minum warga ikut tercemar.
Hasil uji sampel tentang air sumur gali di Desa Lelilef yang diterbitkan pada 1 Juni 2025 menyebutkan, air sumur gali di kawasan ini terkontaminasi banyak bakteri. Ini dilihat berdasarkan Jurnal Sehat Mandiri yang dipublikasi Tim Uji Sampel Air Sumur Gali di Desa Lelilef dari Idayani Sangadjisowohy, Sumiati Tomia, Jasman, Risman S Duka, Departemen Kesehatan Lingkungan dan Poltekkes Ternate.
Data penelitian yang dipublisikan itu mengemukakan bahwa air sumur gali di kawasan IWIP Desa Lelilef, terkontaminasi kandungan Nikel dan bakteri E coli. Escherichia coli atau E coli merupakan bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit serius, diantaranya infeksi saluran pencernaan dan infeksi saluran kemih.
Dari 70 titik sumur gali di Desa Lelilef yang dipilih secara purposive sampling, ditemukan kandungan Nikel di atas Nilai Ambang Batas atau NAB mencapai 55,7 persen, dan kandungan E coli 100 persen tidak memenuhi NAB.
Desa Lelilef merupakan kawasan perusahaan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Air sumur di Desa ini tercemar secara fisik karena sudah berwarna keruh dan bakteriologi.
Uji sampel dari tim peneliti ini fokus pada sampel air sumur gali yang tercemar bakteriologi, mengandung nikel, dan menunjukkan kekeruhan.
Adanya hasil uji sampel yang menunjukkan kualitas air sumur tidak layak lagi perlu menjadi perhatian Pemda Halmahera Tengah dan Pemprov Malut. Hal ini karena hasil penelitian menyimpulkan kandungan Nikel, bakteri E coli dan kekeruhan pada air sumur gali di Desa Lelilef telah terkontaminasi.
Tim peneliti meminta agar petugas Dinas Kesehatan di Puskesmas Desa Lelilef dapat melakukan pengawasan rutin terhadap kualitas air sumur di wilayah setempat, guna memastikan keberlanjutan akses air bersih dan kesehatan masyarakat. *






