KM Cahaya Timur 02 dilaporkan mengalami kecelakaan laut, di Perairan Pulau Doi, Kabupaten Halmahera Utara, Senin kemarin. Kondisi kapal tersebut dikabarkan terbalik dan tenggelam.
Kantor SAR Ternate melalui Pos Tobelo menerima laporan ini dari pemilik kapal KM Cahaya Timur 02 atas nama Lutfi pada Selasa dinihari, 8 Juli 2025.
Tim SAR Tobelo melaporkan bahwa dalam insiden ini terdapat sebanyak 14 orang yang selamat dan dua lainnya masih dalam pencairan.
“Korban hilang atas nama Wintoro (35 tahun) dan Taufik (23 tahun),” ucap Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, Selasa siang.
Iwan menyebutkan, KM Cahaya Timur 02 bertolak dari Bitung pada 5 Juli 2025, pukul 22.00 WIT. Kapal ini dengan tujuan Fishing Spot di Perairan Pulau Doi untuk memancing ikan tuna.
“Pada 7 Juli 2025, sekitar pukul 19.00 WIT, saat sedang memancing terjadi cuaca buruk dan kapal miring ke kiri, kemudian ABK memposisikan diri ke sebelah kanan mencoba untuk mengimbangi kapal tapi tidak berhasil,” lanjutnya.
Empat belas orang ABK kapal kemudian melompat ke laut dan naik ke atas sekoci. Mereka hanyut terbawa arus lalu mencoba mencari bantuan, sementara dua orang korban masih berada di atas kapal naas tersebut.
“Setelah mendapatkan bantuan dari KM Mitra Sejati yang melintas, kru kapal yang selamat mencoba kembali mencari dua orang korban yang diduga masih berada di atas kapal, namun setelah kapal ditemukan, korban sudah tidak ada dan posisi kapal sudah terbalik dengan lunas kapal berada di bagian atas,” ujarnya.
Iwan menambahkan, pada 8 Juli 2025, pukul 05.00 WIT, Tim SAR Tobelo bersama unsur yang terlibat menggunakan RIB 03 Tobelo bergerak menuju LKP untuk proses pencarian.
“Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih hilang,” sambungnya. *






