Mahasiswa Ternate Protes Pembangunan Pertashop di Jambula

  • Bagikan
Mahasiswa yang gelar aksi protes. (Sahrul Jabidi)

Puluhan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi, di depan Kantor Walikota Ternate, Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Mahajirin, Ternate Tengah, Kamis 10 Juni 2021. Massa aksi memprotes adanya pembangunan Pertashop di Jambula, Kecamatan Pulau Ternate.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak Pemkot Ternate agar segera menghentikan proses pembangunan Pertashop yang sementara berjalan. Mereka menduga pembangunan tersebut cacat administrasi dan jaraknya berdekatan dengan kawasan pemukiman penduduk setempat.

BACA JUGA Empat Operator Mitra Telkom di Ternate Tunggak Pajak Retribusi

Koordinator Aksi, Arsali Ojak, mengatakan Surat Keterangan Usaha yang dikeluarkan oleh Pemkot Ternate yang menjadi dasar program Pertashop dilakukan tanpa koordinasi.

“Jika ada surat pernyataan dukungan mengatasnamakan warga, kami tegaskan bahwa surat tersebut bukan dari kami warga Kelurahan Jambula, akan tetapi ada oknum-oknum yang (diduga) melakukan pemalsuan tandatangan yang menjadi syarat legitimasi warga untuk dibangunnya Pertashop,” katanya, ketika disambangi, di lokasi aksi, Kamis siang.

Ia menyebutkan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 117/3015/SJ, tanggal 28 April 2020, perihal Pelaksanaan Program Pertashop di Desa, ini merupakan program yang difokuskan di desa tertinggal, terdepan dan terluar. Sementara, lanjut Arsali, pembangunan Pertashop di Jambula berdekatan dengan pemukiman penduduk dan berdekatan dengan area PT Pertamina Jambula.

“Ini yang menjadi kegelisahan warga akan dampak yang terjadi nanti,” katanya.

BACA JUGA Evaluasi Besar-Besaran Jabatan Eselon II di Pemkot Ternate

Mahasiswa berharap adanya pertimbangan Amdal dari pemkot soal program ini.

Adanya aksi ini, Pemkot Ternate juga belum memberikan penjelasan. Kieraha.com berusaha mengkonfirmasi Wali Kota Ternate Tauhid Soleman, namun belum bersambut. **

Sahrul Jabidi

  • Bagikan