Masyarakat Kota Ternate, khususnya para jemaah dan pengunjung Masjid Raya Al Munawwar yang berada di Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar area masjid. Hal ini menyusul adanya insiden lepasnya sejumlah material keramik dari menara masjid yang jatuh dan hancur di lantai halaman bangunan tersebut pada Minggu kemarin.

Peristiwa ini sempat direkam oleh salah seorang warga, Om Ojek Andalan, yang saat itu sedang melintas di area pelataran masjid. Dalam video berdurasi 2 menit 48 detik, ia memperlihatkan puing-puing keramik berwarna hitam yang berserakan di atas lantai berdesain garis-garis krem milik masjid terbesar di Kota Ternate tersebut.

“Ini tegel jatuh dari atas ini (menara). Ini baru saja terjadi, guys. Jadi hati-hati,” ujar perekam video sembari menunjukkan bongkahan keramik tebal yang masih menyatu dengan material semen perekatnya.

Keramik yang terlepas tersebut diduga berasal dari bagian atas salah satu menara masjid yang berwarna gelap. Saat kamera diarahkan ke atas, terlihat beberapa bagian dinding luar menara memang tampak rawan dan berpotensi mengalami kerusakan serupa.

Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden ini. Beberapa petugas masjid pun terlihat langsung sigap membersihkan serta menyapu serpihan tajam keramik yang berserakan menggunakan alat pembersih agar tidak membahayakan langkah para jemaah yang hendak beribadah.

Pihak warga setempat pun berharap agar instansi terkait atau pengurus Masjid Raya Al Munawwar Ternate bisa segera melakukan pengecekan dan perbaikan menyeluruh pada struktur luar menara. Langkah ini dinilai penting demi mengantisipasi jatuhnya material susulan yang bisa membahayakan keselamatan publik, terutama menjelang waktu-waktu ibadah yang padat jemaah.

Bagi warga yang kerap beraktivitas atau memarkirkan kendaraan di dekat menara Masjid Al Munawwar Ternate, harap untuk selalu memperhatikan situasi sekitar dan tetap menjaga jarak aman. *