13 Orang Belum Ditemukan dalam Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Tokaka Halmahera

Avatar photo
Ilustrasi evakuasi korban kapal tenggelam. (kieraha.com)

Kabar duka menyelimuti keluarga korban KMP Cahaya Arafah yang tenggelam di Perairan Tokaka, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Kapal yang dilaporkan membawa 66 orang dari Ternate tujuan Halmahera Selatan pada 18 Juli 2022 itu mengalami kecelakaan, di laut hingga tenggelam di perairan setempat.

BACA JUGA KMP Cahaya Arafah dari Ternate Tujuan Halmahera Selatan Tenggelam di Perairan Tokaka

Jumlah korban yang dilaporkan ini bertambah menjadi 77 orang pada Selasa 19 Juli 2022. Ini setelah dilakukan pendataan ulang. Dari jumlah itu, sebanyak 64 orang berhasil ditemukan selamat dan 13 orang lainnya masih dalam pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Dari jumlah korban hilang ini dua diantaranya dilaporkan masih berusia di bawah lima tahun.

BACA JUGA  Tim Seleksi Paskibraka 2024 di Ternate Siap Umumkan 65 Peserta yang Lulus

Operasi pencarian korban kapal naas tersebut dilakukan oleh Tim SAR yang tergabung dari personel Basarnas, TNI dan Polri, serta potensi SAR dan warga di wilayah Perairan Tokaka.

Penyebab Kecelakaan

Kapal tenggelam ini diduga dihantam gelombang tinggi pada saat hujan deras melanda wilayah perairan setempat. Kapal penumpang yang biasanya memuat hasil bumi ini berlayar dari Ternate menuju Gane Barat pada Senin, 18 Juli kemarin.

Fatur Rahman, Kepala Basarnas Ternate menyebutkan, sesuai laporan daftar manifest awal terdapat total penumpang sebanyak 76 orang yang berada di atas Kapal Cahaya Arafah.

“Namun setelah didata kembali jumlahnya menjadi 77 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 64 orang ditemukan selamat dan 13 orang masih dalam pencarian Tim SAR,” jelasnya.

BACA JUGA  Tim Seleksi Paskibraka 2024 di Ternate Siap Umumkan 65 Peserta yang Lulus

Fatur menyatakan, korban hilang tenggelam di perairan tersebut sudah masuk pencarian hari kedua. Operasi pencarian itu dilakukan mulai Selasa pagi, pukul 07.30 Waktu Indonesia Timur. *

Akbar Amin