PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tengah menjajaki kerja sama Corporate Partnership Program dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat layanan penerbangan sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah Malut.

Program kemitraan ini merupakan bagian dari kebijakan maskapai pelat merah tersebut untuk menggandeng pemerintah daerah. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas layanan jasa penerbangan serta memperluas akses mobilitas bagi masyarakat maupun ASN.

Mewakili Pemprov Maluku Utara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kadri La Etje, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari pihak Garuda Indonesia. Ia berharap kolaborasi ini dapat mendukung kelancaran aktivitas pemerintahan sekaligus memperkuat roda perekonomian daerah.

“Kehadiran PT Garuda Indonesia dengan berbagai produk dan layanan yang ditawarkan diharapkan mampu memperlancar roda perekonomian di daerah ini,” ujar Kadri dalam pertemuan di Ruang Bidadari, Lantai IV Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Oba Utara, Rabu 20 Mei 2026.

General Manager PT Garuda Indonesia Kantor Cabang Ternate, Achmad Allam Rafli mengemukakan, kunjungan ini merupakan bukti keseriusan pihaknya dalam melihat potensi besar yang dimiliki Maluku Utara. Menurutnya, program Corporate Partnership ini merupakan kerja sama taktis yang sangat menguntungkan untuk perjalanan dinas maupun pribadi.

“Produk ini sangat cocok untuk mendukung mobilitas perjalanan dinas maupun perjalanan pribadi,” kata Allam.

Penawaran Fasilitas dan Diskon Khusus ASN

Dalam draf kerja sama tersebut, Garuda Indonesia menawarkan special corporate fare (tarif khusus korporasi) bagi Pemprov Maluku Utara untuk seluruh rute domestik. Tidak hanya itu, para penumpang dari lingkungan Pemprov juga akan mendapatkan fasilitas tambahan berupa gratis kelebihan bagasi (excess baggage) hingga 10 kilogram.

Secara lebih spesifik, Garuda Indonesia memberikan potongan harga sebesar 5 persen untuk rute penerbangan domestik Ternate–Jakarta pulang-pergi (PP), yang dikhususkan bagi ASN di lingkup Pemprov Maluku Utara.

Di akhir pertemuan, Kadri La Etje menegaskan kembali bahwa sinergi seperti ini sangat krusial untuk masa depan transportasi dan ekonomi daerah.

“Sinergi ini sangat penting dalam mendorong peningkatan konektivitas daerah serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” tutupnya. *