HALMAHERA — Akses jalan utama di perbatasan Desa Bale, Kecamatan Galela Selatan dan Desa Samuda, Kecamatan Galela Barat, Kabupaten Halmahera Utara, sempat lumpuh akibat aksi pemalangan yang dilakukan oleh sekelompok warga. Aksi ini dipicu oleh dugaan perusakan kebun kelapa milik warga lokal oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

Merespons potensi gangguan kamtibmas tersebut, personel gabungan dari Satuan Brimob Polda Malut, TNI, dan Polres Halmahera Utara diturunkan ke lokasi pada Senin (2/11/2026). Langkah penanganan dipimpin langsung oleh Danki 1 Batalyon A Pelopor IPTU Bernard A Lamau.

Aparat keamanan mengedepankan pendekatan humanis dan dialog persuasif bersama warga setempat. Setelah mediasi berjalan lancar, petugas gabungan bersama warga memindahkan seluruh material yang menutupi badan jalan hingga arus transportasi masyarakat kembali lancar dan kondusif.

Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol Hadi Poerwanto, menyatakan bahwa tindakan cepat petugas bertujuan untuk memastikan kestabilan keamanan serta kelancaran aktivitas umum.

“Aspirasi warga tetap kami hormati. Sementara itu, penanganan hukum atas dugaan perusakan diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku secara transparan,” tegas Hadi. *