TERNATE — Isu mengenai potensi berpasangannya Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dengan Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhamad Sinen—yang akrab disapa Ayah Erik—pada kontestasi politik mendatang kian santer diperbincangkan publik.

Spekulasi ini kian menguat seiring langkah penataan dan pelantikan puluhan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara belakangan ini. Sejumlah kalangan menilai perombakan birokrasi tersebut sebagai strategi awal untuk memperkuat basis dukungan menjelang tahun politik sekaligus sinyal konsolidasi kekuatan menuju periode berikutnya.

Menanggapi dinamika yang berkembang, Ayah Erik memberikan penjelasan terbuka saat dikonfirmasi awak media.

“Itu hanya spekulasi dan sah-sah saja. Banyak orang bertanya, tetapi saya pribadi belum ada niat ke arah sana. Fokus saya saat ini adalah menyelesaikan visi, misi, janji politik, serta harapan masyarakat Tidore Kepulauan,” ujar Ayah Erik, Selasa 27 Oktober 2026.

Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Utara itu menambahkan, jika masa jabatannya nanti usai dan masih diberikan kesehatan serta umur panjang, ia lebih memilih untuk kembali mengabdi langsung bagi masyarakat Tidore.

“Untuk tingkat provinsi, belum ada niat sama sekali—baik sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur,” jelasnya.

Meski demikian, saat disinggung mengenai arah dukungannya kepada Gubernur Sherly Tjoanda, Ayah Erik menegaskan komitmennya.

“Jika Ibu Sherly berniat maju kembali pada periode kedua, tentu secara otomatis saya akan mendukung beliau. Namun,untuk berpasangan saat ini, kemungkinan besar belum bisa,” sambungnya. *