Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersinergi mewujudkan visi “Asta Cita” Presiden melalui program prioritas Kampung Nelayan Merah Putih. Langkah ini dimatangkan dalam Rapat Koordinasi dan Pemantauan Pembangunan KNMP Tahap 2, di Ruang Rapat Walikota Tidore, Senin (25/5/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal KKP RI, Dr Ade Tajudin Sutiawarman, dan dihadiri Wakil Walikota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, jajaran Forkopimda, serta pimpinan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Ahmad Laiman mengapresiasi ditetapkannya Desa Maitara Tengah sebagai lokasi KNMP Tahap 2. Ia menegaskan bahwa kelautan dan perikanan merupakan sektor unggulan Tidore selain pariwisata dan pertanian.

“Maitara Tengah punya potensi perikanan dan wisata bahari yang luar biasa. Kami berharap KNMP menjadi langkah strategis meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan pesisir yang maju dan produktif,” ujar Ahmad.

Sementara itu, Irjen KKP Dr Ade Tajudin Sutiawarman menjelaskan bahwa KNMP adalah program prioritas nasional untuk mendukung ketahanan pangan. Proyek ini mencakup pembangunan infrastruktur dasar, sarana perikanan, hingga penguatan kelembagaan.

KKP menargetkan pembangunan KNMP di sekitar 5.000 desa nelayan seluruh Indonesia hingga 2029. Khusus untuk akhir tahun 2026, ditargetkan selesai di 1.369 lokasi, termasuk di wilayah Provinsi Maluku Utara. Ade menekankan bahwa keberhasilan program lintas sektor ini wajib didukung sinergi kuat dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar akuntabel dan tepat sasaran.

Usai rapat, rombongan KKP dan Pemkot Tidore langsung bertolak ke Desa Maitara Tengah untuk meninjau langsung perkembangan proyek di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD, Sekda, Kepala Kantor Pertanahan Tidore, Kepala PPS Bitung, Kepala PPN Ternate, PPK KNMP Maitara, serta pihak kontraktor dan konsultan pengawas. *