Gunung Api Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, kembali mengembuskan abu vulkanik pada Minggu siang, 19 April 2026, sekitar pukul 14.03 WIT.

Bambang Sugiono, Pengamat Gunung Dukono menyebutkan, erupsi ini teramati dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.000 meter dari atas puncak gunung berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur.

“Erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo 22 mm dan surasi 46,73 detik,” kata Bambang.

Bambang menyatakan bahwa saat ini Gunung Dukono masih dengan status level II (waspada).

Ia mengimbau kepada pengunjung maupun wisatawan agar tidak beraktivitas di sekitar gunung maupun mendekati kawah malupang warirang dalam radius 4 km.

“Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap,” lanjutnya.

Pos Pengamatan Gunung Dukono merekomendasikan masyarakat di sekitar gunung agar selalu menyediakan penutup hidung dan mulut, untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan. *